Jelang Ujian, UIN Suska Riau Matangkan Pengawas UM-PTKIN 2026

UIN Sultan Syarif Kasim Riau menggelar simulasi Seleksi Sistem Elektronik (SSE) bagi pengawas UM-PTKIN 2026 untuk memastikan kesiapan teknis dan sumber daya manusia menjelang pelaksanaan ujian pada 8–14 Juni 2026. Simulasi juga digunakan untuk menguji kesiapan laboratorium komputer, perangkat ujian, dan jaringan internet.

Jelang Ujian, UIN Suska Riau Matangkan Pengawas UM-PTKIN 2026
UIN Sultan Syarif Kasim Riau menggelar simulasi Seleksi Sistem Elektronik (SSE) bagi pengawas UM-PTKIN 2026 untuk memastikan kesiapan teknis dan sumber daya manusia menjelang pelaksanaan ujian pada 8–14 Juni 2026. (Sumber: UIN Suska)

RINGKASAN BERITA:

  • UIN Suska Riau menggelar simulasi SSE untuk mematangkan kesiapan pengawas UM-PTKIN 2026.
  • Kesiapan laboratorium komputer, perangkat ujian, dan jaringan internet turut diuji sebelum pelaksanaan tes 8–14 Juni 2026.
  • Pimpinan universitas menegaskan bahwa profesionalisme pengawas menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran dan integritas ujian.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Menjelang pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026, Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau memfokuskan persiapan pada peningkatan kesiapan para pengawas ujian.

Langkah tersebut dilakukan melalui simulasi Seleksi Sistem Elektronik (SSE) yang digelar pada Jumat (5/6/2026).

Kegiatan simulasi berlangsung di sejumlah laboratorium, yakni Laboratorium Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD), Laboratorium Fakultas Sains dan Teknologi, Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial (FEKONSOS), serta Laboratorium Fakultas Ushuluddin.

Simulasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi UM-PTKIN berbasis komputer yang dijadwalkan berlangsung pada 8 hingga 14 Juni 2026.

Selain memastikan kesiapan teknis, kegiatan tersebut juga bertujuan menyamakan pemahaman para pengawas mengenai prosedur dan mekanisme pelaksanaan ujian.

Panitia memanfaatkan simulasi untuk mengecek seluruh komponen pendukung pelaksanaan ujian, mulai dari kesiapan fasilitas laboratorium komputer, perangkat yang digunakan peserta, hingga kualitas jaringan internet yang akan mendukung pelaksanaan tes.

Wakil Rektor I UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. H. Raihani, M.Ed., Ph.D., dan Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAAK), Dr. H. Ahmad Supardi, M.A., turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran pimpinan universitas itu menjadi bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan UM-PTKIN 2026 agar berlangsung sesuai standar yang telah ditetapkan.

Keduanya juga memberikan pengarahan kepada para pengawas terkait pelaksanaan tugas selama ujian berlangsung.

Dalam simulasi tersebut, para pengawas mendapatkan pembekalan mengenai tata tertib ujian, penggunaan aplikasi SSE, mekanisme pengawasan, serta langkah penanganan apabila terjadi kendala teknis selama pelaksanaan tes.

Prof. Raihani menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan UM-PTKIN tidak hanya bergantung pada ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga kesiapan seluruh petugas yang terlibat.

Menurutnya, sinergi antarpihak dan profesionalisme dalam menjalankan tugas menjadi faktor penting untuk memastikan ujian berlangsung tertib dan lancar.

Sementara itu, Ahmad Supardi berharap simulasi yang dilaksanakan mampu meningkatkan pemahaman para pengawas terhadap tugas dan tanggung jawab mereka selama proses seleksi berlangsung.

Ia menilai kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kualitas dan integritas pelaksanaan UM-PTKIN.

Melalui simulasi SSE tersebut, UIN Sultan Syarif Kasim Riau optimistis pelaksanaan UM-PTKIN 2026 dapat berjalan lancar serta memberikan pelayanan terbaik kepada calon mahasiswa yang mengikuti seleksi.

Selain menjadi bagian dari persiapan teknis, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen UIN Suska Riau dalam menghadirkan proses seleksi masuk perguruan tinggi yang profesional, berkualitas, dan berintegritas. (*)