UIN Suska Riau Siapkan Jalur Kuliah Fleksibel RPL
UIN Suska Riau mulai menerapkan Program RPL yang memungkinkan pengalaman kerja diakui sebagai SKS, guna memperluas akses pendidikan tinggi yang lebih fleksibel dan inklusif.
RINGKASAN BERITA:
- Pengalaman kerja kini bisa diakui sebagai SKS melalui program RPL
- UIN Suska targetkan penerimaan mahasiswa jalur RPL mulai Mei 2026
- Program tetap jaga standar akademik, bukan jalur instan.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau mulai membuka peluang baru bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur fleksibel berbasis pengalaman kerja.
Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) menjadi strategi kampus dalam memperluas akses pendidikan yang lebih inklusif.
Langkah awal program ini ditandai dengan pelaksanaan sosialisasi dan workshop RPL yang berlangsung selama tiga hari, 13–15 April 2026, di lingkungan kampus.
Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan universitas, dosen, hingga mitra institusi pendidikan.
Program RPL sendiri merupakan skema yang memungkinkan pengalaman kerja maupun pembelajaran nonformal diakui sebagai Satuan Kredit Semester (SKS), sehingga mahasiswa dapat menempuh masa studi lebih singkat dan efisien.
Rektor UIN Suska Riau, Leny Nofianti menegaskan bahwa implementasi RPL merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mendorong pendidikan tinggi yang lebih terbuka bagi semua kalangan.
Ia menyebut program ini menjadi peluang bagi para profesional dan praktisi untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus mengulang kompetensi yang telah dimiliki.
“Tentu kita harus belajar dari pengalaman mereka, baik dari sisi teknis, sistem, maupun kendala di lapangan, agar pelaksanaan di UIN Suska Riau dapat berjalan optimal,” ujarnya, merujuk pada pengalaman UIN Ar-Raniry yang lebih dulu menjalankan program serupa.
Meski demikian, pihak kampus menegaskan bahwa pelaksanaan RPL tetap mengedepankan standar akademik yang ketat.
Program ini tidak boleh menjadi jalur instan tanpa kualitas.
“Peran LPM sangat krusial dalam memastikan mutu, mulai dari proses seleksi, perkuliahan, hingga asesmen akhir. Kualitas harus tetap terjamin,” tegas Rektor.
Untuk mendukung implementasi, UIN Suska Riau juga menghadirkan narasumber dari kementerian dan akademisi berpengalaman, guna memastikan sistem berjalan sesuai standar nasional.
Melalui program ini, universitas menargetkan proses sosialisasi hingga penerimaan mahasiswa jalur RPL dapat dimulai pada Mei 2026.
Diharapkan, kebijakan ini mampu menjangkau lebih banyak masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan dengan pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman. (*)