Disdik Riau Pastikan Tak Ada Lulusan SMP-MTs yang Kehilangan Bangku Sekolah, Daya Tampung SMA-SMK Surplus 19 Ribu Kursi

Dinas Pendidikan Provinsi Riau memastikan seluruh lulusan SMP dan MTs tahun 2026 dapat melanjutkan pendidikan ke SMA atau SMK. Meski daya tampung sekolah negeri belum mencukupi seluruh lulusan, kapasitas gabungan sekolah negeri dan swasta mencapai 122.976 kursi atau surplus sekitar 19 ribu kursi dari jumlah lulusan.

Disdik Riau Pastikan Tak Ada Lulusan SMP-MTs yang Kehilangan Bangku Sekolah, Daya Tampung SMA-SMK Surplus 19 Ribu Kursi
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya. (Sumber: Disdik Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Total daya tampung SMA dan SMK di Riau mencapai 122.976 kursi, lebih banyak dari jumlah lulusan SMP-MTs yang sebanyak 103.247 siswa.
  • Meski sekolah negeri hanya menyediakan 91.548 kursi, sekolah swasta memiliki kapasitas tambahan 31.428 kursi.
  • Siswa dari keluarga kurang mampu yang masuk sekolah swasta mitra Disdik dapat bersekolah gratis melalui program BOSDA Afirmasi.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Seluruh lulusan SMP dan MTs tahun 2026 dipastikan tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK.

Kepastian itu disampaikan Dinas Pendidikan (Disdik) Riau setelah total daya tampung sekolah tingkat menengah atas di Riau tercatat melebihi jumlah lulusan tahun ini.

Kepala Disdik Riau, Erisman Yahya, mengungkapkan jumlah lulusan SMP dan MTs di Provinsi Riau pada 2026 mencapai 103.247 siswa.

Sementara kapasitas penerimaan SMA dan SMK, baik negeri maupun swasta, mencapai 122.976 kursi.

"Kalau digabungkan antara negeri dan swasta, total daya tampung kita mencapai 122.976 kursi. Sementara jumlah lulusan SMP dan MTs hanya 103.247 siswa. Artinya, secara keseluruhan kita masih surplus kursi," kata Erisman, Jumat (5/6/2026).

Data Disdik Riau menunjukkan daya tampung SMA dan SMK negeri tahun ajaran 2026/2027 mencapai 91.548 kursi.

Jumlah tersebut memang masih lebih rendah dibanding total lulusan SMP dan MTs, sehingga terdapat selisih sekitar 11.699 siswa yang tidak dapat tertampung di sekolah negeri.

Namun, menurut Erisman, kondisi tersebut bukan menjadi persoalan karena sekolah swasta masih memiliki kapasitas yang cukup besar untuk menerima peserta didik baru.

"Dari angka tersebut memang masih terdapat selisih sekitar 11.699 siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri. Namun hal itu bukan berarti mereka tidak mendapatkan sekolah, karena kita masih memiliki sekolah swasta dengan daya tampung yang cukup besar," tuturnya.

Ia menjelaskan, SMA dan SMK swasta di Riau memiliki kapasitas penerimaan sekitar 31.428 kursi.

Dengan tambahan daya tampung tersebut, jumlah bangku yang tersedia jauh melampaui kebutuhan lulusan tahun ini.

Karena itu, masyarakat diminta tidak khawatir menghadapi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.

"Insyaallah seluruh anak-anak kita bisa tertampung di sekolah. Yang penting siswa tidak memaksakan diri masuk ke sekolah tertentu saja. Kita memiliki sekolah yang cukup dan daya tampung yang memadai, bahkan melebihi jumlah lulusan jika digabungkan dengan sekolah swasta," jelasnya.

Erisman menegaskan keberadaan sekolah swasta merupakan bagian penting dalam sistem pendidikan daerah.

Oleh sebab itu, tidak seluruh lulusan diarahkan masuk ke sekolah negeri.

"Tentunya tidak semua siswa tertampung di sekolah negeri, karena kita juga memiliki sekolah swasta yang harus berjalan. Kalau semua masuk negeri, lalu bagaimana dengan sekolah swasta," kata Erisman.

Untuk menjamin akses pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu, Disdik Riau juga menyiapkan program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Afirmasi.

Program tersebut diperuntukkan bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri dan memilih bersekolah di lembaga swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah.

"Kalau ada anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tidak diterima di sekolah negeri, mereka bisa masuk ke sekolah swasta yang sudah bekerja sama dengan Disdik. Mereka akan bersekolah secara gratis melalui program BOSDA Afirmasi yang kita berikan," tutur Erisman.

Berdasarkan data Disdik Riau, saat ini terdapat 466 SMA dan SMK negeri yang terdiri dari 326 SMA Negeri dan 140 SMK Negeri.

Sementara jumlah sekolah swasta mencapai 350 sekolah, terdiri atas 172 SMA Swasta dan 178 SMK Swasta.

Dengan total kapasitas yang tersedia, Disdik Riau memastikan seluruh lulusan SMP dan MTs tahun 2026 tetap dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK tanpa terkendala keterbatasan daya tampung sekolah. (*)