TKA SD–SMP Digelar April 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Skema Waktu Tes

Kemendikdasmen menetapkan jadwal dan alokasi waktu Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP yang akan digelar pada April 2026. Pemerintah juga merilis skema detail pelaksanaan per hari agar sekolah, siswa, dan orang tua dapat mempersiapkan diri secara terencana. Hingga kini, pendaftar TKA secara nasional telah mencapai sekitar sembilan juta siswa.

TKA SD–SMP Digelar April 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Skema Waktu Tes
Seorang siswi menjalani Tes Kemampuan Akademik beberapa waktu lalu. Kemendikdasmen menyampaikan jadwal dan skema pelaksanaan TKA SD dan SMP bulan April mendatang. (Sumber: Kemendikdasmen)

RINGKASAN BERITA:

  • Jadwal resmi TKA SD dan SMP ditetapkan berlangsung sepanjang April 2026.
  • Sekitar 9 juta siswa telah mendaftar, pendaftaran masih dibuka hingga 28 Februari.
  • Setiap hari ujian mencakup latihan, tes utama, dan survei karakter/lingkungan belajar.

RIAUCERDAS.COM, BOGOR - Pemerintah resmi menetapkan jadwal dan skema waktu pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP yang akan digelar pada April 2026.

Penetapan ini dilakukan untuk memberikan kepastian kepada satuan pendidikan, peserta didik, dan orang tua dalam mempersiapkan pelaksanaan asesmen nasional tersebut.

Sekretaris Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikdasmen, Muhammad Yusro, mengatakan penetapan jadwal menjadi bagian dari upaya membangun penyelenggaraan TKA yang terukur dan transparan.

“Pendaftaran TKA SD dan SMP masih dibuka sampai 28 Februari 2026. Saat ini jumlah pendaftar secara nasional sudah sekitar sembilan juta siswa dan dapat dipantau setiap hari secara real time melalui laman resmi TKA,” ujar Yusro dilansir Infopublik.id, Jumat (23/1/2026).

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, TKA jenjang SMP akan berlangsung lebih dulu pada 6–16 April 2026, disusul jenjang SD pada 20–30 April 2026.

Pelaksanaan dilakukan secara bertahap untuk menyesuaikan kesiapan infrastruktur dan kondisi daerah.

Untuk jenjang SD, pada hari pertama peserta akan mengerjakan Matematika dan Numerasi.

Rangkaian waktu terdiri atas 10 menit latihan, 75 menit mengerjakan 30 soal yang merupakan gabungan soal pusat dan daerah, serta 20 menit pengisian survei karakter.

Pada hari kedua, siswa kelas VI akan mengikuti tes Bahasa Indonesia dan Literasi, diawali 10 menit latihan, 75 menit mengerjakan soal, dan ditutup 20 menit pengisian Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar).

Pola serupa diterapkan pada jenjang SMP. Di hari pertama, siswa kelas IX mengerjakan Matematika dan Numerasi dengan alokasi 10 menit latihan, 75 menit tes, dan 20 menit survei karakter.

Hari kedua diisi dengan Bahasa Indonesia dan Literasi, diikuti pengisian Sulingjar dengan skema waktu yang sama.

Kemendikdasmen menegaskan bahwa TKA tidak digunakan sebagai penentu kelulusan, melainkan sebagai instrumen pemetaan capaian akademik siswa.

Hasilnya akan menjadi dasar perumusan kebijakan peningkatan mutu pembelajaran.

Dengan dirilisnya jadwal dan rincian waktu ini, pemerintah berharap sekolah dan orang tua dapat menyiapkan peserta didik secara lebih terencana, proporsional, dan tanpa tekanan berlebihan.(*)