BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Pekanbaru, Kampar, dan Pelalawan

BMKG memprakirakan cuaca di Riau pada Senin (27/7/2026) didominasi cerah berawan hingga berawan. Meski tidak ada peringatan dini cuaca, hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah mulai siang hingga dini hari.

BMKG: Hujan Ringan Berpotensi Guyur Pekanbaru, Kampar, dan Pelalawan
Ilustrasi. (Sumber: Diolah dengan AI)

RINGKASAN BERITA:

  • BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi terjadi di Pekanbaru, Kampar, Pelalawan, dan sejumlah wilayah lain mulai siang hingga dini hari.
  • Tidak ada peringatan dini cuaca di Riau, sementara gelombang laut diperkirakan tetap rendah dan aman untuk pelayaran.
  • Jumlah hotspot di Riau turun menjadi tiga titik, sedangkan total titik panas di Pulau Sumatera mencapai 169 titik.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian besar wilayah Provinsi Riau akan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan pada Senin (27/7/2026).

Namun, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan ringan yang diprakirakan turun secara lokal di beberapa daerah.

Dijelaskan Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Indah DN, hujan diperkirakan terjadi secara terbatas mulai siang hingga dini hari.

Pada siang hingga sore hari, hujan dengan intensitas ringan yang bersifat lokal diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Pelalawan. 

Pada malam hari hujan ringan juga berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Kampar, Kabupaten Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru.

"Kemudian berlanjut pada dini hari di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kota Dumai," terang Indah.

BMKG menyatakan tidak mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Riau pada hari ini.

Sementara itu, suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celcius, dengan kelembapan udara mencapai 55 hingga 98 persen.

Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan Riau, kondisi gelombang laut masih tergolong aman bagi aktivitas pelayaran.

"Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang laut diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah, sehingga aktivitas pelayaran di perairan Riau masih tergolong aman," kata dia.

Di sisi lain, hasil pemantauan satelit BMKG hingga pukul 23.00 WIB menunjukkan jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau menurun menjadi tiga titik.

Ketiga hotspot tersebut terdeteksi masing-masing di Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, dan Kabupaten Indragiri Hilir.

Secara keseluruhan, BMKG mencatat terdapat 169 titik panas di Pulau Sumatera.

Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 51 titik, disusul Sumatera Barat dan Bangka Belitung masing-masing 31 titik, Aceh 19 titik, Jambi 15 titik, Lampung 12 titik, Bengkulu tujuh titik, dan Riau tiga titik.

BMKG mengimbau masyarakat tetap memperhatikan perkembangan kondisi cuaca karena perubahan dapat terjadi sewaktu-waktu.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu," tandasnya. (*)