Dorong UMKM Teluk Binjai Go Digital, Kukerta Unri Gelar Pelatihan Digital Marketing
Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau 2026 mengajak masyarakat Kelurahan Teluk Binjai memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Edukasi literasi digital dipadukan dengan inovasi pengolahan hasil perikanan dan strategi pemasaran digital guna memperluas jangkauan produk UMKM.
RINGKASAN BERITA:
- Mahasiswa Kukerta Berdampak Unri menggabungkan pelatihan digital marketing dengan inovasi pengolahan hasil perikanan untuk mendukung pengembangan UMKM.
- Peserta dikenalkan cara memasarkan produk melalui media sosial dan brosur digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
- Inovasi pengolahan kulit ikan patin menjadi kerupuk diperkenalkan sebagai peluang usaha yang dapat meningkatkan nilai ekonomi hasil perikanan.
RIAUCERDAS.COM, DUMAI - Pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pemasaran produk lokal menjadi fokus kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (Unri) 2026 di Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.
Melalui pelatihan bertajuk Peningkatan Literasi Digital dan Pengolahan Hasil Perikanan Berbasis Digital Marketing, mahasiswa mendorong masyarakat agar mampu mengembangkan usaha dengan memanfaatkan platform digital.
Kegiatan berlangsung di Kantor Lurah Teluk Binjai pada 21 Juli 2026 lalu dengan melibatkan ibu-ibu PKK dan masyarakat setempat sebagai peserta.
Program ini menjadi bagian dari kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pemanfaatan teknologi sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi berbasis hasil perikanan.
Materi edukasi disampaikan oleh mahasiswa Kukerta Berdampak Unri, yakni Dhiya Sutrina, Ardelia Citra Dewi, Valintino Rossi Sirait, dan Muhammad Latif.
Mereka membahas berbagai topik, mulai dari literasi digital, digital marketing, pengolahan hasil perikanan, hingga penggunaan brosur digital sebagai media promosi produk.
Dalam sesi digital marketing, peserta diperkenalkan pada strategi pemasaran melalui media sosial dan berbagai platform digital.
Mahasiswa menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi secara produktif dapat membantu masyarakat memperluas jangkauan pemasaran produk secara lebih efektif dan kreatif.
Selain membahas pemasaran digital, peserta juga memperoleh materi mengenai pengolahan hasil perikanan untuk meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Salah satu inovasi yang dikenalkan adalah pemanfaatan kulit ikan patin menjadi kerupuk sebagai produk yang memiliki potensi ekonomi.
Mahasiswa kemudian menghubungkan inovasi pengolahan hasil perikanan tersebut dengan strategi pemasaran berbasis digital.
Masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara mempromosikan produk melalui media sosial serta penggunaan brosur digital agar produk lokal dapat dikenal oleh pasar yang lebih luas.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Lurah Teluk Binjai Idris Sardi, Ketua LPMK, Pamong Bintrantibmas Kelurahan Teluk Binjai, ibu-ibu PKK, serta masyarakat setempat.
Kehadiran unsur pemerintah dan masyarakat menunjukkan dukungan terhadap pelaksanaan program Kukerta Berdampak Unri dalam mendorong pemberdayaan masyarakat.
Lurah Teluk Binjai, Idris Sardi, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi mahasiswa Kukerta Berdampak Unri.
Menurutnya, literasi digital memiliki peran penting dalam mendukung promosi produk usaha masyarakat.
"Salah satu sarana untuk iklan. Terkait literasi digital untuk mempromosikan produk UMKM. Kegiatan ini sangat bagus," ujar Idris Sardi.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan dalam mengembangkan dan memasarkan produk lokal.
Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar potensi ekonomi di Kelurahan Teluk Binjai semakin berkembang.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Kukerta Berdampak Unri 2026 berharap masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK dan pelaku usaha lokal, semakin memahami pentingnya literasi digital serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemasaran produk hasil perikanan.
Dengan demikian, potensi lokal di Kelurahan Teluk Binjai diharapkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat. (rls)