Pemprov Riau Siapkan Stadion Utama Jadi Paru-Paru Kota, 1.000 Pohon Akan Ditanam
Pemerintah Provinsi Riau menyiapkan program penghijauan besar-besaran dengan menanam 1.000 pohon pelindung di kawasan Stadion Utama Riau, Pekanbaru. Program ini ditujukan untuk memperkuat ruang terbuka hijau, menekan polusi udara, dan mendukung ketahanan lingkungan perkotaan.
RINGKASAN BERITA:
- Pemprov Riau menargetkan menanam 1.000 pohon di kawasan Stadion Utama Riau untuk memperkuat fungsi ruang terbuka hijau.
- Program penghijauan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau pada Agustus 2026.
- Pelaksanaan melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, TNI-Polri, perusahaan melalui CSR, hingga masyarakat peduli lingkungan.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau berencana mengubah kawasan Stadion Utama Riau di Jalan Naga Sakti menjadi salah satu pusat ruang terbuka hijau baru di Kota Pekanbaru.
Langkah tersebut diwujudkan melalui program penanaman 1.000 batang pohon pelindung yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas lingkungan perkotaan.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan penghijauan berskala besar itu menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim.
"Iya, dalam waktu dekat akan kita lakukan proyek penghijauan secara besar-besaran di sini. Kami menargetkan akan menanam sedikitnya seribu batang pohon baru untuk diletakkan di sepanjang area terbuka hijau kawasan Stadion Utama ini," ujar SF Hariyanto Riau, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, keberadaan ribuan pohon baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan fungsi kawasan stadion sebagai paru-paru kota yang dapat membantu mengurangi polusi udara dan memperbaiki kualitas lingkungan di Pekanbaru.
Program penghijauan itu juga akan menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau yang puncaknya diperingati pada 9 Agustus 2026 mendatang.
Sebelum penanaman dimulai, Pemprov Riau akan melakukan penataan dan pembersihan area stadion agar proses pemetaan lokasi tanam dapat berjalan optimal.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap pohon ditanam pada titik yang sesuai sehingga mampu tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat lingkungan dalam jangka panjang.
"Jadi sebelum tanggal 9 Agustus, seluruh area ini sudah harus bersih agar tim teknis bisa memetakan dengan akurat titik-titik mana saja yang ideal untuk ditanami pohon, sehingga aset daerah ini bisa terawat dengan baik," kata dia.
Untuk merealisasikan program tersebut, pemerintah daerah akan menggandeng berbagai pihak melalui skema kolaborasi lintas sektor.
Keterlibatan instansi vertikal, TNI, Polri, perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), hingga kelompok masyarakat peduli lingkungan akan menjadi bagian dari gerakan penghijauan tersebut.
Pemprov Riau juga menyiapkan sistem pembagian area berdasarkan zonasi agar proses pemeliharaan pohon setelah penanaman dapat berjalan lebih terukur dan berkelanjutan.
Program penanaman 1.000 pohon ini merupakan kelanjutan dari kegiatan pra-peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang sebelumnya telah diawali dengan penanaman 50 bibit pohon di kawasan yang sama.
Adapun jenis pohon yang dipilih antara lain ulin, mahoni, pulai, trembesi, dan meranti.
Pohon-pohon tersebut dinilai memiliki nilai ekologis tinggi serta mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan setempat.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Riau berharap kawasan Stadion Utama tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi ruang hijau yang memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat dan lingkungan Kota Pekanbaru. (*)