Pemprov Riau Bentuk Tim Percepatan, Jalan Berlubang Ditarget Segera Ditangani

Menindaklanjuti instruksi Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau membentuk tim percepatan perbaikan infrastruktur jalan. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penanganan jalan berlubang yang dinilai berisiko bagi keselamatan masyarakat.

Pemprov Riau Bentuk Tim Percepatan, Jalan Berlubang Ditarget Segera Ditangani
Alat berat diturunkan untuk memperbaiki jalan rusak. Dinas PUPR-PKPP membentuk tim guna mempercepat perbaikan jalan rusak. (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA : 

  • Dinas PUPR-PKPP Riau membentuk tim percepatan perbaikan jalan.
  • UPT Jalan dan Jembatan tengah menginventarisasi titik kerusakan dan kebutuhan SDM.
  • Plt Gubernur menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mulai mempercepat penanganan infrastruktur jalan rusak di berbagai wilayah.

Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPR-PKPP) Provinsi Riau resmi membentuk tim percepatan perbaikan jalan sebagai langkah awal.

Pembentukan tim ini merupakan tindak lanjut langsung dari instruksi Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang meminta agar perbaikan jalan berlubang segera dikebut demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat.

Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Thomas Larfo Dimiera, mengatakan pihaknya kini tengah melakukan inventarisasi menyeluruh melalui Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan (UPTJJ).

“Arahan pimpinan sudah kita tindaklanjuti. Sekarang sedang diinventarisasi oleh kawan-kawan UPTJJ,” ujar Thomas di Pekanbaru, Senin (12/1/2026).

Ia menjelaskan, inventarisasi tersebut mencakup pendataan titik-titik kerusakan jalan sekaligus pemetaan kebutuhan sumber daya, baik alat berat maupun tenaga kerja.

Langkah ini juga dilakukan untuk menghitung penyesuaian anggaran yang diperlukan.

Menurutnya, penambahan tim di setiap UPTJJ secara otomatis akan berdampak pada kebutuhan peralatan dan SDM.

Saat ini, beberapa UPT telah membentuk dua hingga tiga tim tambahan, namun jumlah keseluruhan masih dalam proses finalisasi.

“Finalnya pekan ini kita baru dapat kepastian berapa tim kebutuhan UPT, dan itu masih dihitung menyesuaikan dengan kemampuan anggaran,” jelas Thomas.

Upaya percepatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam meningkatkan kualitas konektivitas antarwilayah.

Infrastruktur jalan yang baik dinilai penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi serta memperlancar distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

Sebelumnya, Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyoroti minimnya jumlah tenaga kerja sebagai salah satu penyebab lambannya perbaikan jalan selama ini.

Ia mendorong setiap UPTJJ untuk menambah regu kerja agar perbaikan bisa dilakukan secara simultan.

“Kalau perlu ada 5 regu, 6 regu, bahkan 10 regu. Satu regu diberi target 10–15 kilometer, jadi pekerjaannya simultan,” tegasnya.

Ia juga meminta jajarannya tidak ragu memanfaatkan anggaran, termasuk menyewa alat berat dari pihak ketiga, demi mempercepat proses perbaikan.

Menurut SF Hariyanto, manajemen perbaikan yang efektif menjadi kunci agar lubang-lubang jalan segera tertangani.

Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama pemerintah daerah.

“Saya kasihan kalau masyarakat lewat jalan seperti itu. Gimana nanti kalau ada yang jatuh, kecelakaan bahkan sampai meninggal, pasti sangat sedih rasanya,” pungkasnya. (*)