Mendikdasmen Abdul Mu'ti Lantik Dewan Pendidikan Nasional Dikdasmen Periode 2026–2031
Mendikdasmen Abdul Mu'ti melantik Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah periode 2026–2031 di Jakarta. Dewan ini dibentuk untuk pertama kalinya sebagai mitra strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam memperkuat kebijakan serta peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.
RINGKASAN BERITA:
- Abdul Mu'ti melantik Dewan Pendidikan Nasional Dikdasmen periode 2026–2031 di Jakarta.
- Pembentukan dewan ini menjadi sejarah baru dan merupakan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
- Dewan diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar dan menengah.
RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, secara resmi melantik anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah periode 2026–2031.
Prosesi pelantikan berlangsung di Graha Utama, kompleks Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Dalam sambutannya, Mendikdasmen menyampaikan apresiasi kepada para anggota dewan yang bersedia mengemban amanah untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Indonesia.
Ia menilai para anggota yang dilantik memiliki integritas, kapasitas, serta dedikasi tinggi terhadap kemajuan pendidikan nasional.
“Kami mengetahui dengan baik bagaimana integritas, kapasitas, dan dedikasi Bapak dan Ibu sekalian dalam memajukan pendidikan di tanah air. Kami tentu sangat berbangga Bapak dan Ibu telah berkenan bergabung bersama kami dalam rangka memajukan pendidikan dasar dan menengah,” ujar Abdul Mu’ti.
Ia menjelaskan bahwa pembentukan Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi sejarah baru karena lembaga tersebut dibentuk untuk pertama kalinya.
Pembentukan dewan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Lebih lanjut, Abdul Mu’ti menuturkan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah saat ini mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Menurutnya, penguatan karakter dan peradaban bangsa melalui pendidikan menjadi salah satu fokus utama pemerintah.
Selain itu, peningkatan kompetensi peserta didik di bidang science, technology, engineering, dan mathematics (STEM) juga menjadi prioritas guna mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Sejalan dengan program pembangunan nasional dalam Asta Cita keempat, Kemendikdasmen berkomitmen memperkuat pendidikan dasar dan menengah sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan pendidikan di jenjang berikutnya.
“Kami memiliki visi Pendidikan Bermutu untuk Semua sebagai bagian dari penjabaran Asta Cita Bapak Presiden. Visi ini kami letakkan dalam kerangka optimisme bahwa setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu,” jelasnya.
Abdul Mu’ti menambahkan bahwa Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah memiliki peran strategis sebagai mitra kementerian dalam memberikan masukan, kritik, serta saran yang konstruktif guna meningkatkan kualitas kebijakan pendidikan.
“Kami berharap dalam bekerja ke depan kami mendapatkan masukan-masukan yang konstruktif, masukan yang membuat kami dapat bekerja lebih baik lagi, dan yang membuat kami dapat berkhidmat melaksanakan amanat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkapnya.
Secara kelembagaan, dewan tersebut juga diharapkan dapat membantu memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh hak konstitusionalnya untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu.
Menutup sambutannya, Abdul Mu’ti mengajak seluruh anggota dewan yang baru dilantik untuk bekerja sama dengan jajaran kementerian dalam suasana kerja yang terbuka dan kolaboratif.
“Kami berharap Bapak dan Ibu dapat bekerja sama dengan seluruh tim kementerian yang selama ini kami bangun dengan budaya RAMAH dan SANTUN. Kami berusaha untuk terbuka terhadap berbagai masukan dan belajar dari Bapak dan Ibu sekalian agar dapat bekerja lebih baik lagi,” tutur dia. (*)