Kampar Siapkan Call Center 112 untuk Layanan Darurat Terintegrasi
Pemkab Kampar melalui Diskominfo mempercepat pengembangan Call Center 112 sebagai layanan darurat satu pintu berbasis digital untuk meningkatkan respons cepat terhadap kondisi kritis masyarakat.
RINGKASAN BERITA:
- Pemkab Kampar siapkan Call Center 112 sebagai layanan darurat satu pintu berbasis digital.
Koordinasi teknis dilakukan daring, menunjukkan penerapan nyata SPBE.
Layanan ini diharapkan mempercepat respons terhadap kecelakaan, kebakaran, dan kondisi darurat lainnya.
RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar terus memperkuat transformasi digital dalam pelayanan publik dengan menyiapkan Call Center 112 sebagai layanan darurat terintegrasi.
Sistem ini dirancang untuk mempercepat respons pemerintah terhadap berbagai situasi genting yang dihadapi masyarakat.
Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan koordinasi teknis antara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kampar bersama PT Trada yang digelar secara daring.
Pertemuan ini menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan sistem layanan darurat berbasis teknologi.
Koordinasi yang berlangsung di ruang Kepala Dinas Diskominfo Kampar sejak pukul 10.00 WIB itu berjalan interaktif meski dilakukan secara virtual.
Diskusi difokuskan pada pengembangan sistem Call Center 112 agar mampu terintegrasi dengan berbagai layanan perangkat daerah.
Kabid Infrastruktur SPBE Diskominfo Kampar, Irwan Muhammad, menegaskan bahwa pelaksanaan koordinasi daring mencerminkan penerapan nyata Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
"Inilah esensi dari digitalisasi. Kita menunjukkan bahwa koordinasi strategis untuk kepentingan masyarakat tetap bisa berjalan cepat dan efektif tanpa harus terhambat jarak fisik," ujarnya.
Selain itu, pembahasan juga mencakup kesiapan penyedia layanan 112 terkait penyediaan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 di Kampar.
Fokus utama meliputi kesiapan infrastruktur, integrasi sistem, hingga mekanisme operasional agar layanan dapat berjalan optimal saat diimplementasikan.
Call Center 112 dirancang sebagai layanan satu pintu yang memudahkan masyarakat mengakses bantuan darurat, seperti kecelakaan, kebakaran, maupun kondisi kritis lainnya.
Dengan sistem ini, penanganan diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabid Persandian, Aplikasi dan Tata Kelola SPBE Edison, serta Kasi Infrastruktur SPBE Nazriadi bersama sejumlah staf Diskominfo yang aktif mengikuti jalannya koordinasi.
Dalam pemaparannya, pihak PT Trada menjelaskan konsep sistem, alur kerja, serta strategi implementasi Call Center 112 yang dapat diintegrasikan dengan berbagai layanan pemerintah daerah.
Hal ini sejalan dengan upaya Pemkab Kampar dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik.
Lebih jauh, kehadiran Call Center 112 tidak hanya menjadi inovasi teknologi, tetapi juga simbol perubahan cara kerja pemerintahan yang semakin adaptif dan kolaboratif.
Dengan satu nomor darurat yang mudah diakses, masyarakat diharapkan dapat merasakan kehadiran pemerintah secara langsung dalam situasi kritis.
Upaya ini sekaligus menegaskan komitmen Diskominfo Kampar dalam membangun ekosistem digital yang kuat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (*)


