Baznas Riau Salurkan Bantuan Seragam Gratis untuk 12 Ribu Siswa SMA, Dana Ditransfer Langsung ke Rekening

Baznas Provinsi Riau akan menyalurkan program bantuan pendidikan berskala besar berupa dana seragam gratis bagi 12 ribu siswa SMA sederajat. Setiap penerima akan memperoleh Rp400 ribu melalui transfer rekening untuk mendukung kebutuhan sekolah.

Baznas Riau Salurkan Bantuan Seragam Gratis untuk 12 Ribu Siswa SMA, Dana Ditransfer Langsung ke Rekening
Ilustrasi siswa menerima seragam bantuan Baznas Riau. (Sumber: Diolah dengan AI)

RINGKASAN BERITA:

  • 12.000 siswa SMA sederajat dari keluarga kurang mampu jadi sasaran program
  • Setiap siswa menerima bantuan Rp400 ribu yang ditransfer langsung ke rekening
  • Dana bersumber dari zakat ASN Pemprov Riau dan partisipasi masyarakat

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Komitmen memperluas akses pendidikan terus diperkuat di Provinsi Riau.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau dalam waktu dekat akan menyalurkan bantuan pendidikan berskala besar yang menyasar ribuan pelajar tingkat menengah atas.

Program ini difokuskan untuk membantu siswa SMA sederajat dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa bersekolah tanpa terbebani biaya perlengkapan.

Sebanyak 12 ribu siswa ditargetkan menjadi penerima manfaat pada tahap penyaluran tahun ini.

Ketua Baznas Riau, Masriadi Hasan, menyampaikan bahwa bantuan tersebut bersumber dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), yang mayoritas berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, serta dukungan masyarakat.

“Tahun ini kami menargetkan 12 ribu siswa SMA sebagai penerima bantuan. Ini adalah amanah dari para muzakki yang ingin melihat anak-anak Riau tetap sekolah tanpa terkendala biaya atribut,” ujar Masriadi di Pekanbaru, Senin (19/1/2026).

Berbeda dari pola konvensional, bantuan tidak diberikan dalam bentuk paket seragam.

Baznas Riau memilih skema transfer langsung ke rekening siswa, dengan nominal Rp400 ribu per orang.

Masriadi menjelaskan, kebijakan tersebut ditempuh untuk menjaga transparansi sekaligus memberi ruang bagi siswa menyesuaikan kebutuhan masing-masing.

Nominal bantuan juga dibuat lebih besar dari harga rata-rata seragam sekolah.

“Meskipun programnya seragam gratis, kebutuhan sekolah tidak hanya baju. Ada sepatu, tas, kaus kaki, hingga alat tulis. Karena itu nilainya kami tetapkan Rp400 ribu agar lebih meringankan beban orang tua,” jelasnya.

Penyaluran bantuan ini diprioritaskan bagi siswa yang masuk kategori asnaf fakir dan miskin.

Baznas Riau menilai sektor pendidikan merupakan intervensi strategis dalam memutus mata rantai kemiskinan.

Menurut Masriadi, ketika anak-anak dari keluarga tidak mampu memiliki perlengkapan sekolah yang layak, peluang mereka untuk bertahan di bangku pendidikan dan meningkatkan prestasi akan jauh lebih besar.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan sosial daerah untuk memastikan keberlanjutan pendidikan menengah di Riau tetap terjaga. (*)