Disdik Pekanbaru Sesuaikan Jam Belajar Selama Ramadan

Disdik Kota Pekanbaru menyesuaikan jadwal belajar selama Ramadan, meliburkan TK dan PAUD, mempersingkat jam belajar SD, serta menambah kegiatan keagamaan bagi siswa.

Disdik Pekanbaru Sesuaikan Jam Belajar Selama Ramadan
Ilustrasi kegiatan belajar mengajar siswa SD. Di bulan Ramadan, Dinas Pendidikan Pekanbaru melakukan penyesuaian jadwal belajar mengajar. (Sumber: Diolah dengan AI)

RINGKASAN BERITA:

  • TK dan PAUD diliburkan selama Ramadan.
  • Jam belajar SD kelas I–III dipersingkat hingga pukul 11.00 WIB.
  • PTS tetap dilaksanakan dan siswa kelas akhir diminta mempersiapkan tes akademik.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Guna menjaga keseimbangan antara aktivitas pembelajaran dan ibadah peserta didik selama bulan Ramadan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menetapkan penyesuaian belajar mengajar. 

Dijelaskan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Pekanbaru, Syafrian Tommy, kebijakan tersebut merujuk pada surat edaran Disdik serta kalender akademik yang telah ditetapkan sebelumnya.

Di jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), kegiatan belajar diliburkan selama Ramadan. 

Sementara itu, siswa Sekolah Dasar (SD) dijadwalkan libur pada 18–22 Februari, dan kegiatan belajar kembali dimulai pada 23 Februari dengan penyesuaian jam pelajaran.

“Pada tanggal 23 Februari, kegiatan pembelajaran kembali dimulai dengan penyesuaian jam belajar,” ujar Tommy dilansir pada Jumat (13/2/2026).

Selama Ramadan, jam belajar siswa SD kelas I hingga kelas III dipersingkat. Peserta didik masuk pukul 08.00 WIB dan pulang pukul 11.00 WIB.

Adapun siswa SD kelas IV hingga kelas VI serta siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas VII hingga kelas IX mengikuti kegiatan keagamaan setelah pukul 11.00 WIB, berupa kegiatan Iman dan Takwa (Imtak) dan Program Pekanbaru Cinta Alquran yang difokuskan pada pembiasaan membaca Alquran dengan bimbingan guru.

“Setelah salat Zuhur, peserta didik dipersilakan kembali ke rumah,” jelasnya.

Selain penyesuaian jam belajar, Disdik juga mengimbau orang tua untuk berperan aktif mengawasi aktivitas anak selama Ramadan agar kegiatan ibadah dan belajar tetap seimbang.

Penguatan pendidikan karakter dilakukan melalui kegiatan Amaliah Ramadan dengan pemantauan yang melibatkan sekolah dan orang tua.

Di sisi akademik, Penilaian Tengah Semester (PTS) tetap dilaksanakan selama Ramadan.

Disdik mengingatkan peserta didik, khususnya siswa kelas akhir, agar tetap menjaga semangat belajar.

“Khusus bagi siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP, kami mengingatkan agar mulai mempersiapkan diri menghadapi tes kemampuan akademik yang rencananya dilaksanakan setelah Ramadan,” pungkas Tommy. (*)