MoU UIN Suska Riau dan Kepala Daerah Se-Riau Diteken, KKN dan Fakultas Kedokteran Jadi Prioritas

UIN Sultan Syarif Kasim Riau menandatangani MoU dan PKS dengan kepala daerah se-Provinsi Riau. Kerja sama ini memperkuat program KKN mahasiswa serta disertai sosialisasi pendirian Fakultas Kedokteran untuk mendukung kebutuhan tenaga kesehatan dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Riau.

MoU UIN Suska Riau dan Kepala Daerah Se-Riau Diteken, KKN dan Fakultas Kedokteran Jadi Prioritas
Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofianti menyerahkan plakat kepada Wakil Bupati Siak, Syamsurizal pada Rabu (11/2/2026) kemarin. (Sumber: Siakkab.go.id)

RINGKASAN BERITA:

  • UIN Suska Riau menandatangani MoU dan PKS dengan kepala daerah se-Provinsi Riau.
  • Program KKN mahasiswa menjadi fokus utama kolaborasi dengan pemerintah daerah.
  • Sosialisasi pendirian Fakultas Kedokteran dilakukan untuk mendukung kebutuhan tenaga kesehatan di Riau.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah di Provinsi Riau memasuki babak baru.

Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau resmi menjalin Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan para kepala daerah se-Riau,dilansir Jumat (13/2/2026).

Penandatanganan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Siak, Syamsurizal.

Agenda ini juga dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) terkait penempatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Suska Riau di berbagai kabupaten/kota di wilayah Riau.

Dalam kesempatan itu, Syamsurizal menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Siak untuk mendukung implementasi kerja sama, terutama dalam pelaksanaan KKN mahasiswa di daerahnya.

Menurutnya, program KKN memiliki dampak ganda. Selain menjadi ruang pembelajaran dan pengabdian bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga membantu percepatan pembangunan desa dan penguatan kapasitas masyarakat.

“Kami menyambut baik kerja sama ini. Program KKN menjadi momentum kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal,” ujar Syamsurizal.

Tak hanya membahas KKN, kegiatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi rencana pendirian Fakultas Kedokteran UIN Suska Riau.

Langkah ini dipandang strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan tinggi di daerah sekaligus menjawab kebutuhan tenaga kesehatan di Riau.

Rektor UIN Suska Riau, Leny Novianti, memaparkan sejumlah capaian institusinya, termasuk perolehan Akreditasi Institusi UNGGUL dari BAN-PT Tahun 2024.

Ia juga menjelaskan implementasi aplikasi kinerja pegawai dan digitalisasi sistem akademik, penerapan SISTER untuk penguatan tata kelola dosen, peluncuran UaZ dan Waqaf Center UIN Suska Riau.

Lalu, progres pengajuan paten tahun 2025, pengusulan UIN Suska Riau ke World University Ranking (WUR), serta penguatan layanan bagi penyandang disabilitas.

Melalui kemitraan ini, UIN Suska Riau menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi Islam negeri yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.

Kerja sama yang terbangun diharapkan berlanjut dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat demi kemajuan Provinsi Riau secara menyeluruh. (*)