Prodi Ilmu Komunikasi FIKOM UIR Raih Akreditasi UNGGUL dari LAMSPAK

Program Studi Ilmu Komunikasi FIKOM UIR resmi meraih akreditasi UNGGUL dari LAMSPAK berdasarkan SK Nomor 014/DL.03.05/2026 yang berlaku hingga 2031. Capaian ini disebut hasil kolaborasi seluruh civitas akademika.

Prodi Ilmu Komunikasi FIKOM UIR Raih Akreditasi UNGGUL dari LAMSPAK
Prodi Ilmu Komunikasi UIR yang resmi terakreditasi UNGGUL LAMSPAK 2026–2031. (Sumber: Humas UIR)

RINGKASAN BERITA:

  • Prodi Ilmu Komunikasi FIKOM UIR meraih akreditasi UNGGUL dari LAMSPAK berlaku hingga 2031.
  • Keberhasilan didukung pembenahan tata kelola, riset, dan pengajaran.
  • FIKOM UIR berkomitmen mempertahankan mutu dan reputasi akademik.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) Universitas Islam Riau (UIR) resmi meraih akreditasi UNGGUL dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK).

Predikat tersebut tertuang dalam SK Nomor 014/DL.03.05/2026 yang berlaku sejak 26 Januari 2026 hingga 26 Januari 2031.

Dekan FIKOM UIR, Eko Hero, menjelaskan keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pimpinan universitas hingga civitas akademika FIKOM UIR.

“Faktor utama yang mengantarkan Prodi Ilmu Komunikasi meraih akreditasi UNGGUL adalah kerja sama semua pihak serta pembinaan dan pendampingan dari berbagai unsur terkait. Capaian ini merupakan hasil kerja lembaga,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).

Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan adalah pembenahan sistem tata kelola FIKOM UIR, khususnya di bidang penelitian dan pengajaran. Kegiatan akademik dipastikan berjalan selaras dengan pengembangan riset dosen serta kebutuhan mahasiswa.

“Berhasilnya meraih akreditasi UNGGUL tentu berdampak pada kredibilitas FIKOM UIR, salah satunya dalam menjalin kerja sama nasional maupun internasional. Selain itu, FIKOM UIR semakin dipercaya dan mendapat sorotan positif dari masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, FIKOM UIR berkomitmen mempertahankan akreditasi UNGGUL melalui penguatan tata kelola administrasi serta integrasi riset dan pengajaran dalam satu konsep yang adaptif terhadap tantangan akademik masa depan.

Menutup wawancara, Eko Hero berpesan agar seluruh civitas akademika,mulai dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa hingga alumni, turut menjaga reputasi program studi dengan menjunjung tinggi etika akademik dan etika komunikasi atas capaian yang telah diraih. (*)