98 Ribu Guru Madrasah Bersiap Uji Kompetensi, UKMPPG 2026 Digelar Saat Ramadan

Kementerian Agama memfinalkan persiapan UKMPPG 2026 Batch 4 PPG Dalam Jabatan yang akan diikuti lebih dari 98 ribu guru madrasah dan guru agama. Ujian ini menjadi penentu standar mutu guru profesional di lingkungan pendidikan keagamaan.

98 Ribu Guru Madrasah Bersiap Uji Kompetensi, UKMPPG 2026 Digelar Saat Ramadan
Ilustrasi guru madrasah. (Sumber: Diolah dengan AI)

RINGKASAN BERITA:

  • Lebih dari 98 ribu guru madrasah siap mengikuti UKMPPG 2026.

  • Ujian digelar saat Ramadan dengan sistem daring dan pengawasan ketat.

  • UKMPPG menjadi kunci percepatan sertifikasi ratusan ribu guru madrasah.

RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Puluhan ribu guru madrasah dari berbagai daerah di Indonesia bersiap menghadapi Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) 2026.

Kementerian Agama mencatat sebanyak 98.000 lebih guru binaannya dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti UKMPPG Batch 4 PPG Dalam Jabatan.

Kesiapan pelaksanaan ujian tersebut dibahas dalam rapat koordinasi nasional yang digelar di Jakarta.

Rapat ini memfokuskan pada kesiapan teknis, kualitas pelaksanaan, hingga integritas sistem ujian yang akan berlangsung di tengah bulan suci Ramadan.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menegaskan bahwa UKMPPG memiliki posisi strategis dalam memastikan kualitas guru madrasah dan guru agama di sekolah.

Menurutnya, ujian ini bukan sekadar formalitas kelulusan, melainkan tolok ukur profesionalisme guru.

Ia meminta seluruh Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara PPG menjaga standar layanan akademik dan tata kelola ujian secara presisi, transparan, serta akuntabel.

Suyitno menekankan bahwa ekosistem pendidikan guru harus dibangun secara berkelanjutan dengan standar mutu yang kredibel.

Selain aspek akademik, Kemenag juga menaruh perhatian pada transformasi digital dalam pelaksanaan PPG.

Kampus diminta tidak hanya mengusung konsep “smart campus”, tetapi benar-benar menerapkan teknologi pembelajaran modern.

Meski berbasis daring, tutorial sinkronus bersama dosen dinilai penting untuk menjaga kualitas interaksi akademik.

Koordinator penyelenggara UKMPPG Kemenag, LPTK UIN Bandung, melaporkan jumlah peserta PPG Batch 4 yang eligible mencapai 98.036 orang, dengan 98.005 peserta telah terdata dalam sistem.

Sementara itu, data peserta disabilitas masih dalam tahap finalisasi dengan jumlah sementara 109 orang.

Pelaksanaan UKMPPG akan melibatkan ribuan personel.

Tercatat sebanyak 2.454 pengawas dan 30 penyelia disiapkan, dengan total 5.008 personel terlibat langsung dalam penyelenggaraan ujian.

Kemenag juga telah menyaring penguji secara ketat, menghasilkan 556 penguji yang dinyatakan memenuhi standar, sementara 96 lainnya belum lolos seleksi.

UKMPPG dijadwalkan berlangsung dalam lima sesi selama Ramadan, dengan tambahan jadwal pada 21–22 Februari 2026.

 Proses penilaian akan dilaksanakan pada 25 Februari hingga 6 Maret 2026.

Penjadwalan ini disusun agar pelaksanaan ujian tetap efektif tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah peserta.

UKMPPG menjadi bagian dari strategi percepatan sertifikasi profesi bagi lebih dari 400 ribu guru madrasah yang belum menyelesaikan PPG.

Pemerintah menargetkan proses ini rampung dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

Kemenag menegaskan bahwa skema PPG Madrasah tetap dibiayai pemerintah dan belum membuka jalur mandiri demi menjamin pemerataan akses serta menjaga standar mutu nasional. (*)