MHQ Internasional Umri 2026 Diikuti 93 Peserta dari 11 Negara, Terbanyak Sepanjang Sejarah
MHQ Internasional 2026 yang digelar Umri di Pekanbaru diikuti 93 peserta dari 11 negara, menjadikannya penyelenggaraan terbesar sejak pertama digelar.
RINGKASAN BERITA:
-
MHQ Internasional Umri diikuti 93 peserta dari 11 negara.
-
Kompetisi mempertandingkan kategori hafalan 10 juz dan 30 juz.
-
Umri mengklaim menjadi satu-satunya kampus di Indonesia penyelenggara MHQ internasional.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Sebanyak 93 peserta dari 11 negara mengikuti Musabaqah Hifzdzil Qur’an (MHQ) Internasional 2026 yang digelar Universitas Muhammadiyah Riau di Pekanbaru mulai Senin (2/3/2026).
Kegiatan ini menjadi penyelenggaraan dengan jumlah peserta terbanyak sejak MHQ internasional digelar.
Kompetisi yang berlangsung hingga 12 Maret tersebut mempertandingkan dua kategori, yakni hafalan 10 juz dengan 55 peserta dan 30 juz dengan 38 peserta.
Selain Indonesia, peserta berasal dari Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Filipina, Turki, Mali, Somalia, Nigeria, dan Kamerun.
Rektor Umri, Dr Saidul Amin, MA, mengatakan jumlah peserta tahun ini merupakan yang terbesar dalam sejarah pelaksanaan MHQ internasional di kampus tersebut.
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan upaya kampus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan akademik.
Menurutnya, kampus yang memuliakan Al-Qur’an akan mendapatkan kemuliaan yang sama.
Saidul juga menegaskan bahwa Umri menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan MHQ tingkat internasional.
Ia menilai kegiatan ini turut mengangkat citra Riau di kancah global sekaligus menegaskan identitas Melayu yang lekat dengan nilai Islam.
Pelaksanaan MHQ yang bertepatan dengan bulan Ramadan disebut memiliki makna spiritual mendalam. Selain sebagai ajang kompetisi hafalan, kegiatan ini menjadi momentum menghadirkan para penghafal Al-Qur’an dari berbagai negara untuk menyemarakkan bulan suci.
Menurutnya, MHQ juga menjadi wujud komitmen Umri dalam menguatkan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam mencetak generasi Qurani yang unggul dan berdaya saing global.
Ketua BPH Umri, Prof Nazir Karim, menyambut positif penyelenggaraan MHQ tahun ini, terutama karena jangkauan peserta semakin luas.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong mahasiswa semakin dekat dengan Al-Qur’an.
MHQ Internasional 2026 dibuka secara resmi oleh Bendahara PP Muhammadiyah, Prof Dr Hilman Latief MA, PhD. Ia mengapresiasi penyelenggaraan kompetisi ini sebagai langkah menyiapkan generasi yang tidak hanya mampu menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilainya dalam kehidupan. (*)