Bupati Rohul Setujui Aspal Jalan 500 Meter Payung Sekaki–Bangun Jaya

Bupati Rokan Hulu Anton menyetujui pengaspalan jalan penghubung Desa Payung Sekaki–Bangun Jaya sepanjang 500 meter. Proyek tersebut akan dianggarkan dalam APBD Perubahan 2026.

Bupati Rohul Setujui Aspal Jalan 500 Meter Payung Sekaki–Bangun Jaya
Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM menyampaikan sambutan saat melaksanakan Safari Ramadan yang digelar di Masjid Raya Al Mubarokah, Kecamatan Tambusai Utara, Senin (2/3/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Jalan sirtu 500 meter akan diaspal melalui APBD Perubahan 2026.
  • Aspirasi warga disampaikan dalam Safari Ramadan di Masjid Raya Al Mubarokah.
  • Kegiatan juga diisi penyaluran bantuan sembako dari pemerintah dan mitra perbankan.

RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Harapan warga Desa Payung Sekaki, Kecamatan Tambusai Utara, untuk memiliki akses jalan yang lebih layak akhirnya mendapat respons positif dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu.

Jalan penghubung menuju Desa Bangun Jaya sepanjang 500 meter yang selama ini masih berupa sirtu akan diaspal.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Desa Payung Sekaki, Bambang Sudianto, langsung kepada Bupati Rokan Hulu, Anton, dalam agenda Safari Ramadan yang digelar di Masjid Raya Al Mubarokah, Senin malam (2/3/2026).

Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan apresiasi atas kehadiran orang nomor satu di Rohul itu.

Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai kebanggaan bagi masyarakat, mengingat sudah cukup lama desa mereka tidak menerima kunjungan resmi pimpinan tertinggi kabupaten.

“Kami sangat berterima kasih karena di tengah kesibukan yang luar biasa masih meluangkan waktu menyapa kami langsung,” katanya.

Setelah itu, ia menyampaikan kebutuhan utama masyarakat, yakni pengaspalan jalan penghubung ke Desa Bangun Jaya.

Kondisi jalan yang masih berupa sirtu dinilai menghambat mobilitas, terutama untuk pengangkutan hasil kebun warga.

“Jalan penghubung dengan Desa Bangun Jaya kalau bisa diaspal,” ujar Bambang.

Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Anton menyatakan komitmennya untuk merealisasikan pembangunan jalan itu melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.

“Kami mendengar aspirasi masyarakat. Insya Allah, pembangunan jalan penghubung ini akan kita masukkan dalam Anggaran Perubahan Tahun 2026,” tegas Anton.

Kabar itu disambut antusias warga yang hadir. Bagi masyarakat Payung Sekaki, rencana pengaspalan jalan menjadi harapan baru untuk meningkatkan kelancaran transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.

Safari Ramadan malam itu tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga momentum berbagi.

Sejumlah bantuan paket sembako disalurkan kepada masyarakat hasil kolaborasi pemerintah, perbankan, dan sektor swasta. 

Di antaranya BRK Syariah sebanyak 25 paket, Bank Rakyat Indonesia 35 paket, BPR 30 paket, serta PT Naga Mas Agro Mulya 25 kotak minyak goreng. PT MIS, PT ARP, dan PT KAS masing-masing menyerahkan 50 paket.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis menjelang waktu berbuka puasa, menciptakan suasana kebersamaan di Masjid Raya Al Mubarokah yang menjadi kebanggaan warga setempat.

Bagi masyarakat, Safari Ramadan kali ini bukan sekadar agenda rutin tahunan.

Selain bantuan sosial, kepastian pembangunan infrastruktur menjadi “kado” yang paling dinanti, sekaligus penanda komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan dasar warganya. (*)