Wabup Kampar Tinjau Pemotongan Hewan Kurban, Tekankan Nilai Kebersamaan dan Kepedulian Sosial
Wakil Bupati Kampar Misharti meninjau pelaksanaan pemotongan hewan kurban di sejumlah masjid di Kabupaten Kampar. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ibadah kurban berjalan lancar sekaligus mengajak masyarakat memperkuat semangat berbagi, gotong royong, dan kepedulian sosial.
RINGKASAN BERITA:
- Wabup Kampar meninjau langsung pelaksanaan pemotongan hewan kurban di sejumlah masjid untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan sesuai syariat.
- Misharti menegaskan bahwa kurban mengandung nilai keikhlasan, kepedulian sosial, dan penguatan silaturahmi masyarakat.
- Kegiatan ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus menjaga budaya gotong royong dan kebersamaan di Kabupaten Kampar.
RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Momentum Hari Raya Iduladha dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Kampar untuk memperkuat pesan kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Hal itu terlihat saat Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, melakukan peninjauan pelaksanaan pemotongan hewan kurban di sejumlah lokasi, Rabu (27/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pelaksanaan ibadah kurban sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar, dan sesuai dengan ketentuan syariat.
Dalam agenda tersebut, Misharti mendatangi beberapa titik pelaksanaan kurban, di antaranya Masjid Al-Muttaqin Bangkinang Kota, Masjid Raya Al Ihsan, serta Masjid Sabaqal Mufarridun di Desa Kualu, Kecamatan Tambang.
Di setiap lokasi yang dikunjungi, Wakil Bupati menyaksikan langsung proses penyembelihan hewan kurban serta berinteraksi dengan panitia dan masyarakat yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Kehadirannya mendapat sambutan positif dari warga dan pengurus masjid.
Menurut Misharti, pelaksanaan kurban memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar penyembelihan hewan.
Ibadah tersebut juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan mempererat hubungan antarwarga.
“Semangat kurban mengajarkan kita tentang keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan mempererat tali silaturahmi di tengah masyarakat,” kata dia.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia kurban dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan pelaksanaan Iduladha tahun ini.
Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat mencerminkan kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga di Kabupaten Kampar.
Dalam kegiatan tersebut, Misharti turut didampingi oleh keluarga.
Kehadiran keluarga di tengah masyarakat menambah suasana akrab dan penuh kebersamaan selama pelaksanaan peninjauan berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Kampar berharap semangat yang tercermin dalam pelaksanaan ibadah kurban dapat terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai keikhlasan, kebersamaan, dan semangat berbagi dinilai menjadi modal penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan peduli terhadap sesama.
Melalui peninjauan ini, pemerintah daerah juga ingin mendorong masyarakat untuk terus memperkuat rasa persatuan dan solidaritas sosial, sehingga nilai-nilai luhur Iduladha dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kehidupan bermasyarakat. (adv)