Pekanbaru Open 2026 Ditutup, Wali Kota Resmikan Venue Sepatu Roda “Lintasan Kencana”
Wali Kota Pekanbaru menutup ajang Pekanbaru Open Internasional 2026 sekaligus meresmikan venue sepatu roda baru yang diharapkan jadi pusat pembinaan atlet.
RINGKASAN BERITA:
- Pekanbaru Open 2026 diikuti 560 atlet dari 36 klub sepatu roda.
- Wali Kota meresmikan venue baru “Lintasan Kencana”.
- Ajang ini diharapkan melahirkan atlet berprestasi hingga tingkat internasional.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Penutupan Kejuaraan Sepatu Roda Pekanbaru Open Internasional (Pekopi) 2026 menjadi momentum penting bagi pengembangan olahraga di Kota Pekanbaru.
Selain mengakhiri kompetisi, pemerintah kota juga meresmikan venue baru yang diharapkan menjadi pusat pembinaan atlet sepatu roda ke depan.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, secara resmi menutup kejuaraan tersebut di Sport Center Gelora Hangtuah, Minggu (5/4/2026) sore.
Ajang ini diikuti oleh lebih dari 500 atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Ketua TP PKK Pekanbaru Hj Sulastri Agung, jajaran kepala organisasi perangkat daerah, serta unsur Forkopimcam.
Agung menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan sepatu roda berskala internasional tersebut, yang untuk pertama kalinya digelar di ibu kota Provinsi Riau.
"Kami mewakili Pemerintah Kota Pekanbaru, sangat mengapresiasi atas terselenggaranya dengan baik satu iven olahraga sepatu roda bergengsi pertama kali digelar di Ibukota Provinsi Riau ini," kata Wali Kota.
Kejuaraan ini diikuti 560 atlet dari 36 klub sepatu roda yang datang dari berbagai daerah.
Ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas olahraga sepatu roda di tingkat daerah maupun nasional.
Menurut Agung, melalui Pekopi 2026 diharapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing hingga level internasional serta mengharumkan nama daerah.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga meresmikan venue sepatu roda dengan nama “Lintasan Kencana”.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pelepasan burung merpati sebagai simbol dimulainya pemanfaatan fasilitas tersebut.
Dengan hadirnya venue baru ini, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap pembinaan atlet sepatu roda dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. (*)


