Kerja Sama Menpora dan Mendikdasmen, Kompetisi Olahraga di Sekolah Lebih Terstruktur.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menandatangani MoU kerja sama pembinaan olahraga pelajar di Jakarta. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat pengembangan bakat olahraga di sekolah sekaligus menanamkan nilai karakter kepada peserta didik.
RINGKASAN BERITA:
- Kemendikdasmen dan Kemenpora menandatangani MoU untuk memperkuat pembinaan olahraga di jenjang pendidikan dasar dan menengah.
- Kerja sama ini menekankan pengembangan prestasi olahraga sekaligus pembentukan karakter murid.
- Program ke depan mencakup penguatan jalur pembinaan atlet pelajar serta penyelarasan kompetisi olahraga di sekolah.
RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Pemerintah memperkuat pembinaan olahraga pelajar melalui kerja sama lintas kementerian.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menandatangani nota kesepahaman terkait sinergi tugas dan fungsi di bidang olahraga pendidikan dasar dan menengah di Jakarta, Jumat (13/3/2026).
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut menjadi langkah strategis pemerintah untuk memperkuat pembinaan olahraga sekaligus menanamkan nilai karakter kepada peserta didik di lingkungan sekolah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kemenpora atas komitmen bersama dalam mempererat kolaborasi kedua kementerian tersebut.
Menurutnya, kesepakatan yang telah dicapai menjadi landasan awal untuk memperkuat kerja sama jangka panjang dalam pengembangan olahraga di lingkungan pendidikan.
Ia menjelaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam proses pembentukan karakter murid selain sebagai sarana meningkatkan prestasi.
Melalui kegiatan olahraga, peserta didik dapat belajar nilai kedisiplinan, kerja keras, sportivitas, serta semangat kebersamaan.
Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyambut positif kolaborasi yang terjalin antara kedua kementerian tersebut.
Ia menilai kerja sama ini penting untuk memastikan pembinaan talenta olahraga di kalangan pelajar dapat berjalan secara lebih terarah.
Erick menambahkan bahwa potensi yang dimiliki generasi muda Indonesia di bidang olahraga sangat besar.
Karena itu diperlukan dukungan kebijakan serta program pembinaan yang berkelanjutan agar bakat tersebut dapat berkembang secara optimal.
Melalui sinergi ini, pemerintah berupaya menyelaraskan berbagai program pembinaan atlet pelajar, termasuk penguatan jalur pengembangan talenta serta penyusunan kompetisi olahraga di lingkungan pendidikan yang lebih terstruktur.
Dengan kolaborasi tersebut, pembinaan olahraga sejak usia sekolah diharapkan semakin kuat sehingga mampu melahirkan generasi muda Indonesia yang sehat, berkarakter, dan berprestasi. (*)
