Dishub Riau Siapkan 28.380 Armada Transportasi untuk Mudik Lebaran 2026

Dinas Perhubungan Riau menyiapkan 28.380 armada transportasi untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Puncak mudik diprediksi terjadi pada 17–18 Maret 2026.

Dishub Riau Siapkan 28.380 Armada Transportasi untuk Mudik Lebaran 2026
Suasana Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning di Polda Riau, Senin (9/3/2026). (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Mudik diperkirakan berlangsung 13–20 Maret dengan puncak 17–18 Maret, sementara arus balik 23–29 Maret 2026.
  • Dishub Riau menyiapkan 28.380 armada transportasi darat serta kapal dan maskapai penerbangan untuk melayani pemudik.
  • Operasional kendaraan angkutan barang dengan tiga sumbu atau lebih akan dibatasi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Dinas Perhubungan Provinsi Riau mulai mematangkan persiapan sektor transportasi untuk menghadapi arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama masa libur panjang berlangsung aman, lancar, dan nyaman.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dishub Riau, Onki Hertawan, mengatakan arus mudik diperkirakan mulai terjadi pada 13 hingga 20 Maret 2026.

Lonjakan mobilitas masyarakat diprediksi meningkat seiring dimulainya periode libur panjang.

Menurutnya, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Selasa malam, 17 Maret hingga Rabu pagi, 18 Maret 2026, yang bertepatan dengan masa libur panjang serta perayaan Hari Raya Nyepi.

“Arus mudik diperkirakan berlangsung mulai 13 sampai 20 Maret. Puncaknya kemungkinan Selasa malam 17 Maret atau Rabu pagi, mengingat libur panjang sudah dimulai sejak hari libur Nyepi,” ujar Onki saat menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lancang Kuning di Polda Riau, Senin (9/3/2026).

Sementara itu, arus balik diprediksi terjadi pada 23 hingga 29 Maret 2026, dengan puncak kepadatan kendaraan diperkirakan berlangsung pada 23–24 Maret 2026.

Untuk mendukung kelancaran mudik, Dishub Riau memastikan seluruh armada transportasi umum dalam kondisi layak jalan melalui pemeriksaan kendaraan secara berkala.

Selain itu, peningkatan pelayanan juga dilakukan di berbagai fasilitas transportasi seperti terminal, pelabuhan, dan bandara, termasuk penyediaan ruang tunggu yang lebih nyaman serta fasilitas tempat ibadah bagi penumpang.

Dishub Riau juga menyiapkan 28.380 armada transportasi darat untuk melayani masyarakat selama periode Lebaran.

Selain itu tersedia 5 kapal penyeberangan jenis Ro-Ro, 12 maskapai penerbangan, serta 10 kapal laut yang siap melayani perjalanan penumpang.

Di sisi lain, pemerintah akan memberlakukan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang pada periode tertentu, khususnya kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih, termasuk kereta tempel dan gandengan, guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

Onki mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik dengan mematuhi aturan lalu lintas serta memastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat.

“Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat. Hal ini penting untuk menghindari risiko kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” tutupnya. (*)