Gandeng Polsek Bukit Kapur, Mahasiswa Kukerta Unri Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa SMAN 7 Dumai

Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau bersama Polsek Bukit Kapur menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di SMAN 7 Kota Dumai. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja agar menjauhi narkoba sekaligus menjadi pelopor lingkungan sekolah yang sehat dan bebas penyalahgunaan narkotika.

Gandeng Polsek Bukit Kapur, Mahasiswa Kukerta Unri Edukasi Bahaya Narkoba kepada Siswa SMAN 7 Dumai
Foto bersama mahasiswa Kukerta Unri, Kapolsek Bukit Kapur usai memberikan edukasi bahaya narkoba kepada siswa SMAN 7 Kota Dumai. (Sumber: Kelompok Kukerta Gurun Panjang)

RINGKASAN BERITA:

  • Mahasiswa Kukerta Unri menggandeng Polsek Bukit Kapur memberikan edukasi bahaya narkoba kepada siswa SMAN 7 Kota Dumai.
  • Siswa dibekali pemahaman tentang jenis narkoba, dampak kesehatan, konsekuensi hukum, hingga langkah pencegahan penyalahgunaan.
  • Kegiatan interaktif melalui diskusi dan kuis menunjukkan peningkatan pemahaman siswa sekaligus mendorong mereka menjadi pelopor lingkungan bebas narkoba.

RIAUCERDAS.COM, DUMAI - Kolaborasi antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (Unri) di Kelurahan Gurun Panjang dan Polsek Bukit Kapur dimanfaatkan untuk memperkuat edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.

Melalui sosialisasi yang digelar di SMA Negeri 7 Kota Dumai, Kelurahan Gurun Panjang, Kecamatan Bukit Kapur, Senin (20/7/2026), para siswa dibekali pemahaman mengenai bahaya narkotika sejak usia remaja.

Program pengabdian masyarakat tersebut disusun berdasarkan hasil observasi mahasiswa yang menunjukkan perlunya peningkatan edukasi bagi remaja sebagai kelompok yang rentan terhadap pengaruh pergaulan dan penyalahgunaan narkoba.

Dalam kegiatan itu, Polsek Bukit Kapur bertindak sebagai narasumber utama dengan memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba, dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental, konsekuensi hukum, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh para pelajar.

Kapolsek Bukit Kapur, AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si mengajak siswa untuk menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika dan menjadi agen pencegahan di lingkungan sekitar.

"Kami berharap para siswa tidak pernah mencoba narkoba dalam bentuk apa pun, memilih pergaulan yang positif, serta menjadi pelopor pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat," terangnya.

Sosialisasi berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, sesi diskusi, dan kuis.

Para peserta aktif menjawab pertanyaan seputar pengertian narkoba, jenis-jenisnya, ciri-ciri penyalahgunaan, dampak kesehatan maupun hukum, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Berdasarkan hasil diskusi dan kuis, sebagian besar peserta mampu menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan.

Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran siswa setelah mengikuti kegiatan.

Mahasiswa Kukerta juga mengajak para pelajar berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas narkoba.

Antusiasme peserta selama kegiatan dinilai menjadi bukti bahwa edukasi mengenai bahaya narkotika masih sangat dibutuhkan di kalangan generasi muda.

Ketua Kelompok KKN Gurun Panjang 2026, M. Valin Hadi Putra, berharap sosialisasi tersebut mampu membentuk sikap tegas siswa dalam menolak penyalahgunaan narkoba.

"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga meningkatkan kesadaran remaja untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan berani menolak segala bentuk ajakan yang dapat merusak masa depan," ujarnya.

Melalui kolaborasi dengan Polsek Bukit Kapur, mahasiswa Kukerta Berdampak Unri berharap upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dapat semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas narkoba bagi generasi muda di Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai. (rls)