UIR Peringkat 2 Kampus dengan Capaian Riset Terbaik di Riau
Universitas Islam Riau (UIR) berhasil meraih posisi kedua sebagai perguruan tinggi dengan capaian riset terbaik di Provinsi Riau berdasarkan data Affiliation SINTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Capaian tersebut menjadi indikator menguatnya budaya penelitian dan publikasi ilmiah di lingkungan kampus.
RINGKASAN BERITA:
- UIR menempati peringkat kedua kampus dengan capaian riset terbaik di Riau berdasarkan data Affiliation SINTA.
- Kampus ini membukukan SINTA Score 3-Year sebesar 156.751 dan SINTA Score Overall mencapai 292.299.
- Lebih dari 600 penulis, 45 departemen, dan 26 jurnal menjadi kekuatan utama yang menopang produktivitas riset dan publikasi ilmiah UIR.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Budaya penelitian di Universitas Islam Riau (UIR) menunjukkan tren positif.
Berdasarkan pemeringkatan Affiliation SINTA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), UIR menempati posisi kedua dari 10 perguruan tinggi dengan capaian riset terbaik di Provinsi Riau.
Prestasi tersebut ditopang oleh perolehan SINTA Score 3-Year (3Yr) sebesar 156.751, yang mencerminkan konsistensi aktivitas penelitian, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat dalam tiga tahun terakhir.
Direktur Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) UIR, Prof. Dr. Arbi Haza Nasution, B.IT., M.IT., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur akademik di lingkungan kampus.
“Capaian ini menunjukkan bahwa budaya riset di UIR semakin kuat, produktif, dan mulai memberi dampak yang lebih luas. Tentu sangat sesuai dan konsisten dengan akreditasi kampus yang telah Unggul,” kata Prof Arbi, Senin (8/6/2026).
Data SINTA juga mencatat UIR memiliki SINTA Score Overall sebesar 292.299.
Kinerja tersebut didukung oleh lebih dari 600 penulis, 45 departemen, dan 26 jurnal yang aktif berkontribusi dalam pengembangan penelitian dan publikasi ilmiah.
Pencapaian tersebut menjadi gambaran meningkatnya produktivitas dosen dan peneliti UIR dalam menghasilkan karya akademik, publikasi ilmiah, sitasi, serta berbagai kontribusi keilmuan lainnya.
Kekuatan riset UIR juga dinilai merata di berbagai bidang ilmu.
Berdasarkan daftar penulis teratas versi SINTA, nama Arbi Haza Nasution berada di posisi pertama, diikuti Evizal, Prima Wahyu Titisari, Lilis Marina Angraini, Novri Gazali, Gusman Nawanir, Zaka Hadikusuma Ramadan, Fiki Hidayat, Heriyanto, dan Dedek Andrian.
Keberagaman bidang keilmuan para peneliti tersebut menunjukkan bahwa aktivitas riset di UIR berkembang di berbagai disiplin, mulai dari teknik informatika, manajemen, pendidikan, agroteknologi, hukum, agribisnis, hingga sains manajemen.
Sebagai unit yang bertanggung jawab mendorong produktivitas penelitian dan publikasi, DPPM UIR menjadikan capaian ini sebagai motivasi untuk memperkuat ekosistem riset di lingkungan kampus.
Ke depan, fokus pengembangan tidak hanya diarahkan pada peningkatan jumlah publikasi ilmiah, tetapi juga kualitas penelitian, penguatan kolaborasi nasional dan internasional.
Kemudian, peningkatan sitasi, publikasi pada jurnal bereputasi, hilirisasi hasil riset, serta penguatan luaran yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
SINTA Score 3-Year sendiri merupakan indikator yang digunakan untuk mengukur konsistensi kinerja penelitian dan pengabdian kepada masyarakat berdasarkan aktivitas yang dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.
UIR menilai pencapaian tersebut menjadi sinyal positif atas semakin kuatnya budaya akademik dan penelitian di kampus.
Selain mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan inovasi, hasil tersebut juga diharapkan memperluas kerja sama dengan berbagai mitra strategis di tingkat nasional maupun internasional.
Lebih jauh, capaian itu mempertegas komitmen UIR dalam menghasilkan penelitian yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan solusi bagi persoalan masyarakat serta mendukung pembangunan daerah dan nasional. (*)