BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Bengkalis, Siak dan Meranti Malam Ini

BMKG Pekanbaru mengeluarkan peringatan dini potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Riau pada Selasa (2/6/2026) malam. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem.

BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Bengkalis, Siak dan Meranti Malam Ini
Ilustrasi. (Sumber: Diolah dengan AI)

RINGKASAN BERITA: 

  • BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di Bengkalis, Siak, dan Kepulauan Meranti.
  • Sebanyak 13 hotspot terdeteksi di Riau dan seluruhnya berada di Kabupaten Rokan Hilir.
  • Gelombang laut di perairan Riau masih berada pada kategori rendah dengan ketinggian 0,5–1,25 meter.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru mengimbau masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang berpeluang disertai petir dan angin kencang di beberapa daerah di Provinsi Riau pada Selasa (2/6/2026) malam.

Wilayah yang berpotensi mengalami kondisi cuaca tersebut meliputi Kabupaten Bengkalis, Siak, dan Kepulauan Meranti.

Peringatan dini ini dikeluarkan meskipun secara umum cuaca di Riau diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sepanjang hari.

Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Sanya G, menjelaskan bahwa pada pagi hari sebagian besar wilayah Riau mengalami kondisi udara kabur hingga cerah berawan.

Memasuki siang hari, hujan ringan bersifat lokal diperkirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Pelalawan.

Potensi hujan kemudian meluas pada sore hari ke sejumlah daerah, antara lain Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir.

Pada malam hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur Kabupaten Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kampar, Indragiri Hilir, serta Kota Dumai dan Kota Pekanbaru.

"Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Siak, dan Kepulauan Meranti pada malam hari," kata Sanya.

Sementara itu, kondisi cuaca pada dini hari diprakirakan kembali didominasi udara kabur hingga berawan.

BMKG mencatat suhu udara di wilayah Riau berada pada kisaran 23 hingga 35 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan antara 55 hingga 98 persen.

Angin diperkirakan bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10 sampai 30 kilometer per jam.

Untuk kondisi perairan, tinggi gelombang laut di wilayah Riau diprediksi berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah.

Selain memantau perkembangan cuaca, BMKG juga mencatat masih adanya titik panas di sejumlah wilayah Sumatera.

Berdasarkan pembaruan data pukul 23.00 WIB, terdeteksi 236 hotspot yang tersebar di berbagai provinsi.

Aceh menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak yakni 65 titik, disusul Sumatera Selatan 49 titik, Sumatera Barat 31 titik, Bangka Belitung 20 titik, Sumatera Utara 20 titik, Bengkulu 20 titik, Riau 13 titik, serta Jambi dan Lampung masing-masing sembilan titik.

Khusus di Riau, seluruh titik panas yang terdeteksi berada di Kabupaten Rokan Hilir.

Di Provinsi Riau sendiri terdeteksi 13 hotspot dan seluruhnya berada di Kabupaten Rokan Hilir. 

Kondisi ini menunjukkan aktivitas titik panas masih perlu diwaspadai meskipun jumlahnya menurun dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem serta menghindari aktivitas pembakaran lahan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau berlangsung. (*)