Ratusan Warga Rohul di Pekanbaru Pulang Kampung untuk Halalbihalal
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu memfasilitasi ratusan perantau yang tergabung dalam Himpunan Keluarga Rokan Hulu di Pekanbaru untuk pulang kampung dalam agenda halalbihalal perdana di Pasir Pengaraian. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini diarahkan untuk menyerap ide dan gagasan perantau bagi pembangunan daerah.
RINGKASAN BERITA:
- Halalbihalal HKR untuk pertama kalinya digelar langsung di Pasir Pengaraian, bukan di Pekanbaru.
- Pemkab Rohul menanggung transportasi hingga penginapan bagi perantau yang pulang kampung.
- Momentum mudik dimanfaatkan untuk menjaring ide dan kontribusi perantau bagi pembangunan Rokan Hulu.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) memanfaatkan momentum kepulangan ratusan perantau dalam agenda halalbihalal Himpunan Keluarga Rokan Hulu (HKR) sebagai ruang menyerap aspirasi dan gagasan demi percepatan pembangunan daerah.
Rombongan warga Rohul yang berdomisili di Pekanbaru itu diberangkatkan secara bersama-sama menggunakan bus besar dari Kompleks Purna MTQ Pekanbaru, Sabtu (18/4/2026).
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton ST MM.
Dalam sambutannya, Anton menegaskan bahwa agenda tersebut bukan sekadar mempertemukan warga dengan kampung halaman, tetapi juga membuka peluang kontribusi nyata dari para tokoh dan masyarakat perantau.
“Kami ingin saudara-saudara kita di Pekanbaru bisa melepas rindu sedalam-dalamnya. Namun lebih dari itu, kami ingin mereka melihat perkembangan daerahnya. Kami butuh pokok pikiran dan sumbangsih ide dari para tokoh serta keluarga HKR demi kemajuan Rokan Hulu ke depan,” kata Anton.
Kegiatan halalbihalal tahun ini menjadi momen perdana dilaksanakan di Pasir Pengaraian, Kabupaten Rohul.
Sebelumnya, sejak organisasi tersebut berdiri, agenda serupa rutin digelar di gedung pertemuan yang berada di Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau.
Pemindahan lokasi acara ke kampung halaman disebut sebagai bagian dari upaya memperkuat keterikatan emosional para perantau dengan daerah asal yang dikenal dengan julukan Negeri Seribu Suluk.
Suasana haru mewarnai prosesi keberangkatan. Anton tampak menyalami satu per satu warga yang akan pulang kampung, sembari memberikan doa dan restu untuk perjalanan menuju Pasir Pengaraian.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Pemkab Rohul menyiapkan berbagai fasilitas, mulai dari transportasi keberangkatan hingga akomodasi selama di kampung halaman.
Pemerintah daerah bahkan menyediakan penginapan khusus bagi peserta yang tidak memiliki tempat singgah, sehingga mereka dapat mengikuti rangkaian kegiatan tanpa terkendala urusan logistik.
Selain agenda silaturahmi, para peserta dijadwalkan mengikuti sejumlah kegiatan di Pasir Pengaraian, seperti mengunjungi beberapa destinasi wisata, melaksanakan salat berjemaah di Masjid Agung Islamic Center, hingga menghadiri puncak acara makan bersama di kediaman Bupati Rohul pada Minggu (19/4/2026).
Kegiatan ini diperkirakan menjadi ajang pertemuan lintas generasi yang hangat.
Para perantau tidak hanya bernostalgia, tetapi juga diharapkan dapat membangun sinergi baru dengan pemerintah daerah.
Langkah membawa agenda halalbihalal ke kampung halaman dinilai sebagai terobosan untuk merangkul para intelektual dan tokoh masyarakat di perantauan agar turut berkontribusi dalam mewujudkan Rokan Hulu yang lebih maju. (*)


