Rohul Siap Jadi Motor Swasembada Pangan dan Energi, Bupati Anton Dukung Visi Prabowo
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menyatakan kesiapan mendukung program swasembada pangan dan energi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Bupati Anton menilai potensi perkebunan sawit dan lahan pertanian di Rohul mampu menjadi penggerak ketahanan pangan hingga tingkat nasional.
RINGKASAN BERITA:
- Rohul siap menjadi penggerak swasembada pangan dan energi berkat potensi sawit dan lahan pertanian.
- Presiden Prabowo menegaskan swasembada pangan dan energi sebagai fondasi kemandirian bangsa.
- Program Makan Bergizi Gratis dinilai dapat menggerakkan ekonomi desa melalui penyerapan produk petani lokal.
RIAUCERDAS.COM, BOGOR - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menyatakan komitmennya untuk berperan aktif dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Rokan Hulu Anton usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).
Anton menilai daerah yang dipimpinnya memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar untuk mendukung target tersebut, terutama dari sektor perkebunan dan pertanian.
"Mimpi Bapak Presiden adalah perintah bagi kami di daerah. Rokan Hulu dengan hamparan perkebunan sawit yang luas dan potensi lahan pertaniannya siap menjadi motor penggerak swasembada pangan dan energi di tingkat provinsi maupun nasional," ujar Bupati Anton.
Dalam Rakornas tersebut, Presiden Prabowo Subianto memaparkan arah pembangunan nasional yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Presiden menegaskan bahwa tujuan utama pemerintah adalah memastikan setiap warga negara memiliki akses terhadap kebutuhan dasar seperti pangan, kesehatan, pendidikan, dan penghasilan yang layak.
“Kita ingin kualitas hidup rakyat baik. Makan cukup, sehat, sekolah baik, penghasilan cukup. Fondasi utamanya adalah swasembada pangan dan energi. Kalau mau merdeka, kita harus menjamin produksi pangan sendiri,” tegas Presiden Prabowo di hadapan para kepala daerah.
Selain menyoroti pentingnya ketahanan pangan, Presiden juga menekankan peran strategis komoditas kelapa sawit dalam perekonomian nasional.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disebut sebagai salah satu cara untuk mendorong perputaran ekonomi dari kota menuju desa.
Bupati Rokan Hulu Anton yang hadir bersama Wakil Bupati Syafaruddin Poti menilai visi tersebut sejalan dengan potensi daerah yang dimiliki Kabupaten Rokan Hulu.
Dalam Rakornas tersebut, keduanya juga didampingi unsur instansi vertikal dari daerah, termasuk Kapolres, Kajari, serta pimpinan daerah lainnya yang menunjukkan sinergi Forkopimda Rohul dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat.
Anton menambahkan, Pemkab Rohul mendukung penuh implementasi program Makan Bergizi Gratis karena dinilai mampu memberikan dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat desa, khususnya petani dan peternak lokal.
Sementara itu, Wakil Bupati Syafaruddin Poti menyampaikan bahwa program tersebut juga dapat membuka peluang bagi produk pangan lokal untuk terserap dalam skema penyediaan makanan bagi masyarakat.
"Sebagaimana ditekankan Presiden, arus uang harus masuk ke desa. Melalui MBG, bahan pangan akan diserap dari petani lokal kita. Selain itu, terkait akses pendidikan, kami akan menyelaraskan program penyediaan panel interaktif di sekolah-sekolah terpencil di Rohul agar anak-anak kita tidak tertinggal teknologi," tambah Wakil Bupati Syafaruddin Poti.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu juga menegaskan akan bekerja sama dengan instansi vertikal seperti TNI, Polri, dan Kejaksaan untuk memastikan program strategis nasional berjalan optimal di daerah.
" Kami bersama instansi vertikal akan memastikan seluruh kebijakan pusat, mulai dari swasembada pangan hingga pembangunan infrastruktur di kampung-kampung, berjalan tanpa hambatan birokrasi dan bebas dari penyimpangan. Fokus kita satu: kesejahteraan rakyat Rokan Hulu sesuai mimpi besar Presiden," ujar Bupati Anton. (*)



