Program 6T, Cara UIN Suska Riau Perkuat Budaya Qurani

UIN Sultan Syarif Kasim Riau kembali menggelar Program 6T Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat budaya Qurani di lingkungan kampus. Program yang berlangsung secara daring ini tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an, tetapi juga mendorong sivitas akademika mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Program 6T, Cara UIN Suska Riau Perkuat Budaya Qurani
Program 6T yang meliputi Tahsin, Tahfidz, Tarjamah, Tafsir, Tathbiq, dan Tabligh tersebut dilaksanakan secara daring melalui Google Meet pada Senin (13/7/2026). Kegiatan diikuti narasumber dan peserta dari lingkungan UIN Suska Riau. (Sumber: UIN Suska Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • UIN Suska Riau menjadikan implementasi nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari sebagai fokus utama Program 6T Tahun 2026.
  • Program 6T mengintegrasikan tahsin, tahfidz, tarjamah, tafsir, tathbiq, dan tabligh untuk memperkuat kompetensi Qurani sivitas akademika.
  • Kegiatan yang digelar secara daring menjadi bagian dari komitmen kampus membangun ekosistem akademik yang unggul, Islami, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau menempatkan implementasi nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari sebagai fokus utama melalui Program 6T Tahun 2026.

Program ini menjadi bagian dari strategi kampus dalam membangun budaya Qurani yang tidak hanya menekankan aspek pembelajaran, tetapi juga pengamalan ajaran Al-Qur'an di lingkungan akademik.

Program 6T yang meliputi Tahsin, Tahfidz, Tarjamah, Tafsir, Tathbiq, dan Tabligh tersebut dilaksanakan secara daring melalui Google Meet pada Senin (13/7/2026).

Kegiatan diikuti narasumber dan peserta dari lingkungan UIN Suska Riau.

Melalui program ini, peserta mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar melalui tahsin, memperkuat hafalan lewat tahfidz, serta memperdalam pemahaman kandungan ayat melalui tarjamah dan tafsir.

Selain itu, aspek tathbiq menjadi salah satu penekanan dalam Program 6T. UIN Suska Riau mendorong peserta agar mampu menerapkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam sikap, perilaku, serta aktivitas sehari-hari sehingga pembelajaran tidak berhenti pada aspek teori.

Program tersebut menjadi langkah strategis UIN Suska Riau dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan pengembangan ilmu pengetahuan.

Melalui kegiatan ini, sivitas akademika diharapkan semakin dekat dengan Al-Qur'an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas akademik maupun kehidupan bermasyarakat.

Antusiasme peserta mengikuti Program 6T Tahun 2026 menunjukkan semangat untuk terus meningkatkan kompetensi dalam membaca, menghafal, memahami, dan mengkaji Al-Qur'an.

Meski dilaksanakan secara daring, kegiatan diharapkan tetap berlangsung interaktif dan efektif dalam mendukung proses pembelajaran.

Melalui pelaksanaan Program 6T Tahun 2026, UIN Suska Riau menegaskan komitmennya membentuk sivitas akademika yang unggul secara intelektual sekaligus berkarakter Islami dan Qurani.

Program ini diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem kampus yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an. (*)