Prabowo Tegaskan “Persaingan Selesai, Sekarang Kerja”, Bupati Anton Siap Arahkan SDA Rohul untuk Turunkan Kemiskinan
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemberantasan kemiskinan dan pengelolaan kekayaan alam untuk rakyat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul. Bupati Rokan Hulu Anton dan Wakil Bupati Syafaruddin Poti menyatakan siap menjalankan arahan tersebut melalui penguatan ekonomi daerah.
RINGKASAN BERITA:
-
Presiden Prabowo menegaskan pemberantasan kemiskinan dan pengelolaan kekayaan alam untuk rakyat sebagai prioritas utama.
-
Bupati Anton menyatakan Rohul siap mengoptimalkan potensi perkebunan dan energi untuk menekan kemiskinan.
-
Pemkab Rohul menyiapkan langkah konkret seperti penguatan UMKM, koperasi, dan optimalisasi PAD.
RIAUCERDAS.COM, BOGOR - Arahan tegas Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah menjadi sinyal kuat bagi kepala daerah untuk fokus pada kerja nyata.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pun menyatakan kesiapan menjalankan instruksi tersebut, terutama dalam upaya menekan angka kemiskinan melalui pengelolaan potensi sumber daya alam.
Rakornas yang digelar di Sentul, Bogor, Senin (2/2/2026), dihadiri ribuan kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden menekankan bahwa persoalan kemiskinan serta pemanfaatan kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat merupakan agenda utama yang tidak bisa ditawar.
Presiden juga mengingatkan para pemimpin daerah agar meninggalkan rivalitas politik setelah kontestasi selesai dan mulai bekerja bersama demi kepentingan bangsa.
"Persaingan selesai, sekarang kerja. Saya mengajak para pemimpin membulatkan tekad, membenahi lingkungan kita, dan menjaga kekayaan alam untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat," tegas Presiden Prabowo dalam taklimatnya.
Menanggapi pesan tersebut, Bupati Rokan Hulu Anton ST MM menilai pernyataan Presiden menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah untuk lebih serius merespons persoalan sosial masyarakat.
Menurut Anton, Kabupaten Rokan Hulu memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya di sektor perkebunan dan energi, sehingga perlu dikelola secara optimal agar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
"Apa yang disampaikan Bapak Presiden adalah perintah bagi kami di daerah. Rokan Hulu memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama di sektor perkebunan dan energi. Kami berkomitmen untuk memastikan hilirisasi dan pengelolaan sumber daya ini berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan di Rohul," ujar Anton usai mengikuti Rakornas.
Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hulu Syafaruddin Poti menekankan pentingnya menjaga persatuan setelah proses politik selesai.
Ia menyebut pembangunan daerah harus dilakukan secara inklusif tanpa memandang latar belakang politik.
"Kami sangat sepakat dengan prinsip Presiden bahwa kepentingan rakyat di atas segalanya. Di Rokan Hulu, kami akan merangkul semua elemen untuk memastikan program kesejahteraan rakyat, seperti ketahanan pangan dan penguatan ekonomi kerakyatan, berjalan merata hingga ke desa-desa terpencil," tambah Syafaruddin Poti.
Dalam pidatonya, Presiden juga mencontohkan sikap sportivitas politik dengan tetap mendukung pembangunan di daerah-daerah yang tidak memilihnya pada pemilihan presiden sebelumnya.
Semangat tersebut, menurut pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, menjadi inspirasi untuk membangun sinergi lintas kelompok demi percepatan pembangunan daerah.
Sebagai tindak lanjut, Pemkab Rokan Hulu berencana mengambil sejumlah langkah konkret dalam waktu dekat.
Di antaranya mengoptimalkan pendapatan asli daerah dari sektor sumber daya alam untuk mendukung program sosial, memperkuat peran koperasi dan UMKM sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, serta membangun sinergi lintas partai di tingkat daerah agar kebijakan pro-rakyat dapat segera direalisasikan.
Dengan semangat “persaingan selesai, saatnya kerja”, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menyatakan siap berkontribusi dalam agenda transformasi ekonomi nasional menuju Indonesia Emas. (*)



