Bupati Anton Tegaskan Rohul Siap Dukung Target Pertumbuhan 8 Persen Usai Rakornas Bersama Presiden Prabowo

Bupati Rokan Hulu Anton menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen setelah mengikuti Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang dibuka Presiden Prabowo Subianto di Sentul, Jawa Barat.

Bupati Anton Tegaskan Rohul Siap Dukung Target Pertumbuhan 8 Persen Usai Rakornas Bersama Presiden Prabowo
Bupati Rohul Anton ST MM bersama Wakil Bupati Rohul H. Syafaruddin Poti saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA:

  • Rokan Hulu menyatakan siap mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen.

  • Presiden Prabowo menilai kekompakan pemimpin pusat dan daerah menjadi kunci masa depan Indonesia.

  • Rakornas 2026 membahas enam sektor strategis menuju Indonesia Emas 2045.

RIAUCERDAS.COM, BOGOR - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menegaskan kesiapan mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen sebagaimana dicanangkan pemerintah pusat.

Komitmen itu disampaikan Bupati Rohul Anton ST MM usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

Dalam forum yang mempertemukan pemerintah pusat dengan kepala daerah se-Indonesia tersebut, Anton menyatakan daerahnya siap menyelaraskan pembangunan daerah dengan arah kebijakan nasional.

"Kami di Rokan Hulu siap menerjemahkan visi pertumbuhan 8 persen ini melalui penguatan potensi lokal dan pelayanan publik yang lebih transparan. Sinergi Forkopimda yang hadir hari ini adalah bukti bahwa di daerah pun, kami satu suara untuk Indonesia Emas," tegas Bupati Anton.

Bupati Anton hadir bersama Wakil Bupati Rohul H. Syafaruddin Poti serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Rohul, yakni Ketua DPRD Hj. Sumiartini, Kajari Dr. Rabani M. Halawa, dan Kapolres AKBP Emil Eka Putra.

Rakornas tersebut dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang memberikan arahan kepada para kepala daerah dan pemangku kepentingan nasional.

Dalam sambutannya, Presiden mengaku terharu melihat hampir seluruh pemimpin nasional dan daerah hadir dalam forum tersebut.

"Jika semangat ini sungguh-sungguh berasal dari kalbu yang paling dalam, saya yakin masa depan bangsa kita aman. Kita akan berhasil," tegas Presiden di hadapan para menteri, Panglima TNI, Kapolri, dan kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Presiden juga menyinggung keunikan Indonesia sebagai negara yang mampu menyatukan ratusan etnis, bahasa, dan agama dalam satu negara kesatuan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kualitas kepemimpinan yang mengutamakan kepentingan rakyat.

Dalam pidatonya, Presiden turut mengingatkan para pemimpin agar tidak melupakan perjalanan sejarah bangsa, terutama pengalaman pahit masa penjajahan yang pernah merendahkan martabat rakyat Indonesia.

"Mereka yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah," pesannya.

Selain itu, Presiden juga menegaskan prinsip politik luar negeri Indonesia yang tetap berpegang pada konsep bebas aktif, terutama di tengah dinamika global yang berpotensi memicu konflik besar.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 mengangkat tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.”

Kegiatan ini dibagi dalam enam sesi utama yang membahas berbagai sektor strategis pembangunan nasional.

Beberapa topik yang dibahas antara lain strategi pertumbuhan ekonomi dan energi menuju target 8 persen pada 2029, kedaulatan pangan, pembangunan sumber daya manusia melalui transformasi pendidikan dan kesehatan, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan pertahanan dan keamanan, serta reformasi tata kelola hukum.

Wakil Bupati Rohul Syafaruddin Poti mengatakan bahwa sejumlah agenda yang dibahas dalam Rakornas akan menjadi perhatian pemerintah daerah untuk segera diimplementasikan.

Ia menyebutkan bahwa isu kedaulatan pangan serta transformasi sektor kesehatan menjadi dua poin penting yang akan menjadi fokus pemerintah daerah ke depan.

Rakornas tersebut berlangsung hingga penutupan yang dipimpin Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Forum ini menjadi momentum penyelarasan arah pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (*)