Minat Baca Warga Pekanbaru Meningkat, Pengunjung Perpustakaan Tenas Effendy Tembus 978 Orang per Hari
Perpustakaan Tenas Effendy di Kota Pekanbaru mencatat lonjakan kunjungan dengan rata-rata hampir seribu pengunjung setiap hari. Tingginya minat baca masyarakat turut didukung layanan buku digital dan fasilitas modern yang terus dikembangkan Dispusip Pekanbaru.
RINGKASAN BERITA:
- Pengunjung Perpustakaan Tenas Effendy hampir mencapai 1.000 orang setiap hari.
- Dispusip Pekanbaru menyediakan 8.000 koleksi buku digital melalui iPekanbaru.
- Tingkat literasi Kota Pekanbaru kini berada di peringkat kedua di Provinsi Riau.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Tingkat literasi masyarakat Kota Pekanbaru menunjukkan tren positif.
Salah satu indikatornya terlihat dari tingginya jumlah pengunjung Perpustakaan Tenas Effendy yang kini hampir menyentuh angka seribu orang setiap hari.
Data Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kota Pekanbaru mencatat rata-rata kunjungan harian ke perpustakaan tersebut mencapai 978 orang.
Sementara total kunjungan sejak Januari hingga April 2026 hampir mencapai 30 ribu pengunjung.
Kepala Dispusip Kota Pekanbaru, Muhammad Amin mengatakan tingginya angka kunjungan tidak hanya berasal dari masyarakat yang datang langsung ke perpustakaan di Jalan DR Soetomo, tetapi juga dari pengguna layanan digital.
“Selain bisa datang langsung ke perpustakaan, ada koleksi buku yang bisa diakses secara online lewat iPekanbaru,” ujar Amin, Sabtu (23/5/2026).
Saat ini, Perpustakaan Tenas Effendy memiliki sekitar 38 ribu eksemplar buku fisik.
Selain itu tersedia pula delapan ribu koleksi buku digital yang dapat diakses masyarakat melalui layanan iPekanbaru.
Untuk memperluas akses literasi, Dispusip Kota Pekanbaru juga menghadirkan pojok baca digital di sejumlah ruang terbuka hijau.
Fasilitas tersebut berada di RTH Ratu Kaca Mayang di Jalan Jenderal Sudirman serta RTH Tunjuk Ajar Integritas di Jalan Ahmad Yani.
Amin menyebut tingkat literasi Kota Pekanbaru saat ini berada di posisi kedua tertinggi di Provinsi Riau.
Menurutnya, tingginya minat baca masyarakat mendorong pemerintah terus menghadirkan berbagai inovasi layanan perpustakaan.
“Kami terus berinovasi, agar tingkat literasi Kota Pekanbaru bisa mengalami peningkatan, satu caranya dengan menambah koleksi buku perpustakaan secara digital,” tuturnya.
Selain menambah koleksi buku, Dispusip juga melakukan rehabilitasi gedung perpustakaan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Berbagai fasilitas penunjang seperti ruang diskusi, ruang komunal, hingga studio turut disediakan.
Tidak hanya itu, Dispusip Pekanbaru juga aktif menyosialisasikan keberadaan perpustakaan kepada masyarakat melalui tim yang disebar ke seluruh kecamatan.
“Sehingga warga kota mengetahui bahwa ada dua perpustakaan besar di Kota Pekanbaru, yaitu Perpustakaan Soeman HS dan Perpustakaan Tenas Effendy,” katanya. (*)
What's Your Reaction?