Hotspot di Riau Turun Jadi 10 Titik, BMKG Tetap Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang

BMKG mencatat jumlah titik panas di Provinsi Riau menurun menjadi 10 titik hingga Minggu malam. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada karena hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah pada Senin (20/7/2026).

Hotspot di Riau Turun Jadi 10 Titik, BMKG Tetap Ingatkan Potensi Hujan Lebat dan Angin Kencang
Ilustrasi. (Sumber: Diolah dengan AI)

RINGKASAN BERITA:

  • BMKG mencatat jumlah hotspot di Riau turun menjadi 10 titik hingga pukul 23.00 WIB.
  • Hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Riau disertai petir dan angin kencang.
  • BMKG tetap mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar meski jumlah titik panas menurun.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau mengalami penurunan menjadi 10 titik berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga pukul 23.00 WIB.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di sejumlah daerah pada Senin (20/7/2026).

Forecaster on Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Putri Santy S.l menjelaskan hujan telah terpantau sejak pagi di beberapa wilayah berdasarkan citra radar cuaca.

Berdasarkan pantauan citra radar cuaca, katanya, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Siak, Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, Kota Dumai, dan sebagian Kota Pekanbaru.

Ia menambahkan, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai pada pagi, siang hingga sore, hingga malam hari.

BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang akan meluas pada siang hingga sore dan berpotensi mengguyur hampir seluruh wilayah Provinsi Riau.

Pada malam hari, hujan diperkirakan masih terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Rokan Hulu, Kabupaten Kepulauan Meranti, dan Kota Pekanbaru. Sementara pada dini hari, hujan ringan berpotensi turun di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu.

BMKG juga memprakirakan suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembapan udara 60 hingga 100 persen.

Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 30 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.

Untuk wilayah perairan, tambah Putri, tinggi gelombang laut diprakirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter atau berada pada kategori rendah sehingga aktivitas pelayaran relatif aman.

Meski demikian, nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diimbau memantau perkembangan cuaca sebelum berlayar.

Selain prakiraan cuaca, BMKG mencatat terdapat 447 titik panas di Pulau Sumatera hingga pukul 23.00 WIB.

Dari jumlah tersebut, Riau menyumbang 10 titik yang tersebar di Kabupaten Indragiri Hulu enam titik, Kabupaten Indragiri Hilir dua titik, Kabupaten Kuantan Singingi satu titik, dan Kabupaten Rokan Hulu satu titik.

"Di Provinsi Riau terpantau 10 titik panas yang tersebar di empat kabupaten. Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan agar dapat segera dilakukan penanganan," ujar Putri.

BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, sekaligus terus mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan meskipun jumlah titik panas di Riau menunjukkan tren penurunan. (*)