Gladi Bersih TKA Dimulai 9 Maret, Libatkan Lebih dari 8,6 Juta Murid

Gladi bersih TKA akan digelar 9–17 Maret 2026 dengan melibatkan lebih dari 8,6 juta murid SD dan SMP sebagai tahap akhir memastikan kesiapan teknis nasional.

Gladi Bersih TKA Dimulai 9 Maret, Libatkan Lebih dari 8,6 Juta Murid
Siswa menjalani Tes Kemampuan Akademik beberapa waktu lalu. Tahap pendaftaran TKA berakhir. Gladi bersih dijadwalkan mulai 9 Maret. (Sumber: Kemendikdasmen)

RINGKASAN BERITA:

  • Pendaftaran TKA resmi ditutup, memasuki tahap simulasi dan gladi bersih.
  • Gladi bersih diikuti 4,45 juta murid SD dan 4,2 juta murid SMP.
  • Kemendikdasmen memastikan kesiapan sistem dan operasional untuk pelaksanaan lancar dan aman.

RIAUCERDAS.COM, JAKARTA - Tahapan pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) resmi berakhir.

Kini, pelaksanaan asesmen nasional tersebut memasuki fase krusial berupa simulasi dan gladi bersih guna memastikan kesiapan teknis di seluruh satuan pendidikan.

Gladi bersih TKA dijadwalkan berlangsung pada 9–17 Maret 2026. Kegiatan ini akan diikuti 4.452.973 murid jenjang SD/MI/sederajat serta 4.207.509 murid SMP/MTs/sederajat yang telah terdaftar.

Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Toni Toharudin, menyatakan penutupan pendaftaran menjadi indikator penting kesiapan pelaksanaan TKA secara nasional.

Menurutnya, jumlah peserta tahun ini menunjukkan tren sesuai perencanaan awal.

Ia menilai capaian tersebut mencerminkan meningkatnya pemahaman dan kesiapan satuan pendidikan terhadap kebijakan evaluasi pembelajaran yang tengah diperkuat pemerintah.

Toni menambahkan, pihaknya akan terus menjaga kualitas serta relevansi pelaksanaan TKA agar selaras dengan tujuan peningkatan mutu pendidikan.

Dari sisi teknis, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik), Rahmawati, menjelaskan bahwa gladi bersih menjadi tahap lanjutan setelah simulasi.

Ia menekankan, gladi bersih dilaksanakan dengan skema yang mendekati kondisi pelaksanaan sebenarnya.

Seluruh aspek diuji, mulai dari kesiapan sistem, perangkat, prosedur operasional, hingga koordinasi petugas di lapangan.

Menurut Rahmawati, tahapan ini penting untuk meminimalkan potensi kendala saat hari pelaksanaan utama TKA.

Melalui rangkaian persiapan tersebut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan komitmennya menghadirkan pelaksanaan TKA yang lancar, aman, dan memberikan layanan optimal bagi jutaan peserta di seluruh Indonesia. (*)