Kisah Siswi Sekolah Rakyat yang Dapat Rumah dari Presiden Prabowo: Lebaran Kini Lebih Bahagia

Naila, siswi dari keluarga prasejahtera di Makassar, kini merasakan Lebaran penuh kebahagiaan setelah mendapatkan rumah layak huni bantuan pemerintah.

Kisah Siswi Sekolah Rakyat yang Dapat Rumah dari Presiden Prabowo: Lebaran Kini Lebih Bahagia
Naila, siswi Sekolah Rakyat dan ibunya foto bersama di depan rumah bantuan rumah layak huni. (Sumber: Kemensos)

RINGKASAN BERITA: 

  • Naila kini memiliki rumah layak huni setelah sebelumnya tinggal di kondisi memprihatinkan
  • Bantuan merupakan kolaborasi pemerintah pusat dan daerah atas arahan Presiden
  • Perubahan hidup meningkatkan kepercayaan diri dan kebahagiaan Naila di momen Lebaran

RIAUCERDAS.COM, MAKASSAR - Lebaran tahun ini menjadi momen tak terlupakan bagi Naila (12), siswi Sekolah Rakyat di Makassar.

Setelah lama hidup dalam keterbatasan, ia kini menyambut Idulfitri dengan penuh kebahagiaan usai memiliki rumah layak huni bantuan pemerintah.

Perubahan besar dalam hidup Naila tidak lepas dari perhatian Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya tersentuh dengan kondisi hidupnya.

Kini, Naila bersama keluarganya telah menempati rumah baru di kawasan Salodong, hasil kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo sudah memberi saya rumah. Semoga Bapak sehat selalu, panjang umur, bertambah rezeki,” ujar Naila dengan suara bergetar.

Sebelumnya, Naila tinggal di rumah sempit berukuran 5x4 meter yang berdiri di atas lahan milik orang lain.

Kondisi bangunan memprihatinkan dengan dinding retak, atap bocor, serta lantai tanah yang berdebu.

Kini, ia merasakan kenyamanan tinggal di rumah baru yang bersih dan layak.

“Lebih nyaman daripada yang sebelumnya. kalau sebelumnya itu kurang layak. Terus banyak orang tinggal di sana. Sekarang tempatnya sudah layak. Sudah punya rumah sendirian,” ucapnya.

Ayah Naila, Syamsul (37), bekerja sebagai juru parkir dan buruh bangunan, sementara ibunya, Nurlia (35), membantu keluarga dengan berjualan.

Keterbatasan ekonomi membuat keluarga ini hidup dalam kondisi serba sulit.

Pemerintah Kota Makassar merespons cepat arahan Presiden dengan menyiapkan pembangunan 30 unit rumah layak huni di kawasan Salodong bagi warga yang membutuhkan.

Momen haru terlihat saat Naila menerima kunci rumah barunya. Ia sempat terdiam di depan pintu, seakan tak percaya dengan perubahan yang dialaminya.

Di dalam rumah, suasana sederhana namun rapi dengan dinding bersih dan pencahayaan alami menjadi pengalaman baru baginya.

Kepala Sekolah SRMP 23 Makassar, Radya, menyebut perubahan kondisi hidup ini turut berdampak pada kepercayaan diri Naila.

“Naila yang awalnya pemalu, sekarang lebih percaya diri, periang. Dia membawa aura positif bagi teman-temannya,” ujarnya.

Lebaran tahun ini pun terasa lebih istimewa. Naila berencana pulang kampung untuk bertemu keluarga besarnya dengan perasaan bahagia.

“Pulang kampung mau ketemu nenek, bikin acara keluarga,” katanya.

Pihak sekolah juga memastikan seluruh siswa dapat mudik dengan aman, termasuk menyediakan fasilitas transportasi dan bingkisan untuk keluarga.

Kisah Naila menjadi gambaran nyata bagaimana intervensi pemerintah dapat mengubah kehidupan masyarakat, sekaligus menghadirkan harapan baru di momen Hari Raya Idulfitri. (*)