Pemprov Riau Ajak Guru TK Hijaukan Sekolah, 100 Bibit Pohon Dibagikan Saat HUT IGTKI-PGRI
Pemprov Riau membagikan 100 bibit pohon kepada guru taman kanak-kanak dalam peringatan HUT ke-76 IGTKI-PGRI tingkat provinsi. Program tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter dan gerakan cinta lingkungan sejak usia dini.
RINGKASAN BERITA:
- Pemprov Riau membagikan 100 bibit pohon kepada guru TK untuk penghijauan sekolah.
- Program penanaman pohon dijadikan bagian pendidikan karakter dan cinta lingkungan sejak dini.
- Guru TK disebut memiliki peran penting membentuk akhlak dan karakter generasi masa depan.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membagikan 100 bibit pohon kepada para guru taman kanak-kanak (TK) sebagai bagian dari gerakan penghijauan sekolah dan pendidikan karakter anak usia dini.
Penyerahan bibit dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) tingkat Provinsi Riau di halaman Kediaman Gubernur Riau, Pekanbaru, Jumat (22/5/2026).
Bantuan tanaman tersebut diserahkan langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Zulkifli Syukur, mewakili pemerintah daerah.
Menurut Zulkifli, bibit pohon yang diberikan nantinya akan ditanam para guru di lingkungan sekolah maupun wilayah tempat tinggal masing-masing guna menciptakan suasana yang lebih hijau dan sehat bagi anak-anak.
Ia optimistis program tersebut dapat berjalan baik dan hasil penanaman mulai terlihat dalam beberapa bulan mendatang.
“Insyaallah enam bulan ke depan pohon ini sudah tumbuh. Kami yakin bisa berhasil. Sebab menanamkan nilai akhlakul karimah dan akidah kepada anak-anak saja dapat dilakukan oleh para guru, apalagi sekadar menanam pohon,” terangnya.
Zulkifli menjelaskan gerakan menanam pohon itu tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter untuk menanamkan kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Selain itu, ia memastikan program pelestarian lingkungan tersebut mendapat dukungan dari aparat keamanan agar pelaksanaannya berjalan lancar.
Dalam sambutannya, Zulkifli juga menyoroti pentingnya peran guru taman kanak-kanak dalam membentuk karakter generasi masa depan.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan tetap menjunjung nilai budaya Melayu menuju visi Indonesia Emas 2045.
Ia menyebut usia 0 hingga 6 tahun menjadi masa emas perkembangan karakter dan kesehatan mental anak sehingga guru TK memiliki peran penting dalam menanamkan nilai akidah, akhlak, serta kepribadian.
“Ketika karakter seseorang dinilai baik, yang paling berperan adalah pendidikan sejak kecil. Guru TK menjadi pondasi awal pembentukan akhlak anak,” katanya di hadapan ratusan guru yang hadir.
Zulkifli juga menegaskan guru di era modern tidak cukup hanya mengajar secara konvensional, tetapi harus mampu menjadi teladan melalui metode pembelajaran yang adaptif dan inovatif.
Karena itu, guru TK di Riau diharapkan terus meningkatkan kompetensi profesional, kepribadian, dan kemampuan sosial agar mampu menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas.
Di akhir kegiatan, Pemprov Riau menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota IGTKI-PGRI Riau atas pengabdian mereka dalam dunia pendidikan anak usia dini.
Momentum HUT ke-76 IGTKI-PGRI diharapkan menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus melahirkan generasi emas di Bumi Lancang Kuning. (*)
What's Your Reaction?