Kebakaran di Tepi Sungai Siak Hanguskan 5 Rumah, Bupati Afni Instruksikan Bantuan Darurat

Kebakaran di Kampung Pinang Sebatang, Siak, menghanguskan lima rumah warga. Bupati Afni Zulkifli turun langsung meninjau lokasi dan memastikan bantuan darurat bagi korban.

Kebakaran di Tepi Sungai Siak Hanguskan 5 Rumah, Bupati Afni Instruksikan Bantuan Darurat
Bupati Siak, Afni mengunjungi warga di Kampung Pinang Sebatang, Tualang yang menjadi korban kebakaran pada Senin (23/3/2026) tadi. (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Kebakaran di Kampung Pinang Sebatang menghanguskan lima rumah dan berdampak pada lima KK.
  • Bupati Siak turun langsung dan menginstruksikan bantuan darurat bagi korban.
  • Dugaan awal kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran sampah, masih dalam penyelidikan.

RIAUCERDAS.COM, TUALANG - Kebakaran yang melanda permukiman warga di tepi Sungai Siak, Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, menghanguskan lima rumah dan berdampak pada lima kepala keluarga (KK).

Menyikapi kejadian tersebut, Bupati Siak Afni Zulkifli langsung turun ke lokasi untuk memastikan penanganan korban berjalan cepat.

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (22/3/2026) itu hingga kini masih dalam proses penyelidikan.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di kawasan tersebut.

Kunjungan Bupati dilakukan pada Senin (23/3/2026), bertepatan dengan hari ketiga Idulfitri, setelah menyelesaikan agenda silaturahmi ke sejumlah pesantren.

Dalam kunjungan itu, Afni didampingi suami, Camat Tualang, anggota DPRD Siak Jufrizal, serta sejumlah pejabat terkait.

Afni menyampaikan empati dan dukungannya kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut.

“Semoga para korban diberi ketabahan, keikhlasan, dan kekuatan. Apalagi salah satu korban merupakan teman lama saya,” ujar Afni.

Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu rumah yang terbakar milik rekannya, Resmiwati, yang telah dikenalnya sejak masa pendidikan di pondok pesantren.

Rumah tersebut kerap ia singgahi saat melintas di jalur penyeberangan Perawang.

Sebagai langkah tanggap darurat, pemerintah daerah melalui dinas terkait telah menyalurkan bantuan kepada korban.

Selain itu, Bupati menginstruksikan jajaran kecamatan dan perangkat setempat untuk segera memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak.

Bantuan yang diberikan mencakup penyediaan hunian sementara serta pengurusan dokumen kependudukan yang turut terdampak kebakaran.

Afni juga mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial dalam membantu sesama yang tertimpa musibah.

“Musibah bisa menimpa siapa saja. Kalau ada yang sedang kesusahan, jangan hanya ditonton, tapi mari kita bantu semampu kita,” tutur dia.

Selain penanganan pascakebakaran, ia mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat.

Beberapa faktor yang perlu diantisipasi antara lain korsleting listrik, pembakaran sampah, dan penggunaan kompor gas.

Pemerintah daerah berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap kebakaran. (*)