Hebat, Dosen UNRI Kembangkan Radar yang Bisa Deteksi Kapal Musuh

Karya Yusnita itu terwujud atas kerjasama dengan Yussi Perdana Saputera ST MT dari PT Radar Telekomunikasi Indonesia (PT RTI) yang memiliki kemampuan perancangan antena untuk aplikasi radar. Tim peneliti mengembangkan suatu Prototype Man Portabla Coastal Surveillance Radar. 

Feb 25, 2023 - 20:01
 0
Hebat, Dosen UNRI Kembangkan Radar yang Bisa Deteksi Kapal Musuh
Dr Yusnita Rahayu ST Meng, dosen Fakultas Teknik Universitas Riau memaparkan tentang pengembangan radar buatan sendiri. Dikembangkannya radar ini bertujuan untuk keamanan teritorial laut wilayah Indonesia. (Sumber: Humas UNRI)

RIAUCERDAS.COM -  Dr Yusnita Rahayu ST Meng, dosen Fakultas Teknik Universitas Riau (UNRI) menginisiasi pengembangan radar buatan sendiri. Dikembangkannya radar ini bertujuan untuk keamanan teritorial laut wilayah Indonesia.


Sebagaimana diketahui, Indonesia merupakan negara memiliki wilayah laut yang sangat luas. Bahkan, sebagian besar wilayah Indonesia merupakan laut. Namun, meski menjadi negara maritim dengan belasan ribu pulau, jumlah radar di Indonesia ternyata terbatas. 


Radar sebagai alat surveilans memang bukan alat yang murah. Untuk memperbanyak radar, dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Menyikapi hal itu, Dr Yusnita membuat radar sendiri untuk menghemat biaya produksi. 


Karya Yusnita itu terwujud atas kerjasama dengan Yussi Perdana Saputera ST MT dari PT Radar Telekomunikasi Indonesia (PT RTI) yang memiliki kemampuan perancangan antena untuk aplikasi radar. Tim peneliti mengembangkan suatu Prototype Man Portabla Coastal Surveillance Radar. 


Kolaborasi antara kedua pihak ini terbentuk melalui serangkaian diskusi intensif dengan pembagian tugas masing-masing. Sebagai inisiator dari pihak kampus, Dr. Yusnita bertugas sebagai perancang antena radar bersama mahasiswa dan dosen. Sementara Yussi melakukan proses fabrikasi sekaligus menguji kelayakan radar bersama tim PT RTI sebagai mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI).


Matching Fund melalui program Kedaireka Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), membantu proses perancangan serta pembuatan prototipe di mana pada akhir program MF, prototipe Man Pack Surveillance Radar (MPSR) radar sudah selesai diproduksi dan diuji oleh tim industri dan tim akademis.


Radar yang telah kita selesaikan ini, merupakan hasil dari penelitian program matching fund yang diterima tahun 2022. Radar ini hasil kerjasama antara mitra PT RTI dengan UNRI dan 10 orang mahasiswa Program Merdeka Belajar: Kampus Merdeka UNRI.


“Alhamdulillah dua dari sepuluh mahasiswa MBKM tersebut diterima bekerja langsung di RTI. Radar ini secara praktiknya dapat menjangkau 40 kilometer jangkauan deteksi pergerakan kapal laut asing maupun dalam negeri, ataupun kapal musuh yang akan datang ke wilayah teritorial Indonesia,” jelas Yusnita. 


Dijelaskan Yusnita, minggu lalu, ia dihubungi oleh Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (TNI). TNI bersedia memanfaatkan produk radar ini untuk menjaga keamanan teritorial laut Indonesia. Khususnya di wilayah Kota Dumai.


Sementara, Sekjen Kemendikbuddikti, Ir Suharti MA PhD menyampaikan selamat. Ia memuji kerja keras dan kerjasama yang dilakukan dosen UNRI dan PT RTI. Menurutnya, manfaat hasil penelitian lewat kerjasama ini luar biasa.


Tim, tambah Suharti, bisa menghasilkan suatu alat yang berguna untuk Indonesia dan penting untuk menjaga keamanan negara ini. 


“Luar biasa, saya mengusulkan kalau ada dosen yang berprestasi usulkan saja kenaikan pangkat luar biasa, agar teman-teman lain terinspirasi untuk meningkatkan keilmuannya melalui penelitiannya untuk kemajuan negara ini,” ujar Suharti. (rls)

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow

Hendra Moderator, penulis