Transformasi Posyandu di Kampar Didorong Layani Semua Usia, Bukan Hanya Ibu dan Anak

Pemkab Kampar mendorong transformasi layanan Posyandu agar mencakup seluruh siklus hidup, dari bayi hingga lansia. Langkah ini ditegaskan dalam kegiatan advokasi yang dibuka Ketua Pembina Posyandu Kampar, Ny. Tengku Heriyani Ahmad Yuzar.

Transformasi Posyandu di Kampar Didorong Layani Semua Usia, Bukan Hanya Ibu dan Anak
Foto bersama usai acara Advokasi dan Koordinasi Pelaksanaan Transformasi Layanan Primer yang digelar di Ballroom Stanum Park Bangkinang, Selasa (7/4/2026). (Sumber: Media Center Kampar)

RINGKASAN BERITA: 

  • Posyandu di Kampar diarahkan melayani seluruh usia, dari bayi hingga lansia.
  • Transformasi layanan fokus pada perluasan akses kesehatan di tingkat desa.
  • Pemkab Kampar dorong sinergi lintas sektor untuk capai standar layanan minimal.

RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Peran Posyandu di Kabupaten Kampar mulai diarahkan untuk melayani seluruh kelompok usia, tidak lagi terbatas pada ibu dan anak.

Transformasi ini menjadi fokus utama dalam kegiatan Advokasi dan Koordinasi Pelaksanaan Transformasi Layanan Primer yang digelar di Ballroom Stanum Park Bangkinang, Selasa (7/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Kampar, Ny. Tengku Heriyani Ahmad Yuzar, dan diikuti oleh Tim Pembina Posyandu, perwakilan dinas terkait, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

Langkah ini dinilai strategis dalam memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak layanan kesehatan masyarakat, sejalan dengan kebijakan nasional terkait penguatan layanan kesehatan primer.

Dalam arahannya, Tengku Heriyani menegaskan bahwa transformasi Posyandu bukan sekadar perubahan administratif, melainkan upaya memperluas akses layanan kesehatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.

"Posyandu adalah garda terdepan. Melalui transformasi layanan primer ini, kita ingin memastikan pelayanan kesehatan tidak hanya fokus pada ibu dan anak, tetapi mencakup seluruh siklus hidup manusia, mulai dari bayi hingga lansia," tutur Ny. Tengku Heriyani.

Ia juga meminta seluruh jajaran terkait untuk memperkuat kolaborasi dalam implementasi program tersebut.

"saya meminta seluruh pengurus tim pembina posyandu Kabupaten Kampar, seluruh camat, kepala puskesmas agar bersinergi mewujudkan 6 standar pelayanan minimal ini pada seluruh posyandu yang ada di Kabupaten Kampar," kata dia.

Melalui kegiatan advokasi ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap transformasi layanan Posyandu dapat berjalan optimal, sehingga berkontribusi pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh. (*)