Tingkat Kepercayaan Warga ke TRC Pekanbaru Aman 112 Capai 60 Persen
Pemko Pekanbaru mencatat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan TRC Pekanbaru Aman 112 terus meningkat dan kini mencapai 60 persen. Tingginya respons warga dipicu oleh cepatnya penanganan laporan serta adanya apresiasi bagi pelapor aktif.
RINGKASAN BERITA:
- Tingkat kepercayaan warga terhadap TRC Pekanbaru Aman 112 mencapai 60 persen.
- Pemko Pekanbaru memberikan hadiah berupa pulsa dan voucher belanja bagi pelapor aktif.
- Mayoritas laporan warga berkaitan dengan persoalan tumpukan sampah di permukiman.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho mengungkapkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan darurat Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 terus mengalami peningkatan sejak resmi diluncurkan awal April 2026.
Menurut Agung, berdasarkan evaluasi yang dilakukan pemerintah kota, saat ini tingkat kepercayaan publik terhadap layanan tersebut telah mencapai sekitar 60 persen.
“Hari ini dari rating yang kita lihat, total masyarakat yang percaya dengan TRC itu sudah di tingkatan 60 persen,” kata Agung Nugroho, Jumat (22/5/2026).
Ia menilai meningkatnya kepercayaan masyarakat tidak terlepas dari respons cepat tim dalam menindaklanjuti berbagai laporan warga.
“Kepercayaan publik ini harus kita bangun terus supaya masyarakat betul-betul percaya dengan pemerintahan yang ada di Kota Pekanbaru,” tuturnya.
Untuk mendorong partisipasi masyarakat menggunakan layanan 112, Pemko Pekanbaru juga memberikan apresiasi berupa hadiah kepada warga yang aktif melaporkan persoalan di lingkungan mereka.
“Kemarin sudah ada yang kita berikan bingkisan, pulsa Rp100 ribu, dan ada juga yang kita berikan voucher belanja,” ujar Agung.
Sebagian besar laporan yang masuk melalui layanan tersebut berkaitan dengan persoalan sampah di kawasan permukiman warga.
“Ada yang melaporkan tumpukan sampah yang sekian hari tidak diangkut, ada yang buang sembarangan, itu dilaporkan ke Tim Reaksi Cepat Kota Pekanbaru,” kata dia.
TRC Pekanbaru Aman 112 diketahui mulai resmi beroperasi sejak 1 April 2026 sebagai layanan darurat terpadu satu pintu yang digagas Pemerintah Kota Pekanbaru.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat melaporkan berbagai kondisi yang membutuhkan penanganan cepat, seperti penumpukan sampah, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, hingga tindak kriminalitas.
Dalam pelaksanaannya, tim gabungan TRC turut melibatkan lintas instansi di lingkungan Pemko Pekanbaru serta mendapat dukungan dari unsur kepolisian dan TNI. (*)
What's Your Reaction?