Silaturahim Syawal Umri Dihadiri Anggota DPR RI dan Tokoh, Perkuat Sinergi Kampus di Riau
Universitas Muhammadiyah Riau menggelar Silaturahim Syawal 1447 H dengan dihadiri Anggota DPR RI dan tokoh masyarakat, memperkuat kolaborasi untuk kemajuan kampus.
RINGKASAN BERITA:
- Silaturahim Syawal Umri dihadiri Anggota DPR RI dan tokoh masyarakat Riau.
- Momentum dimanfaatkan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi kampus.
- Umri didorong menjadi kampus unggul dan adaptif di tingkat regional dan nasional.
RIAUCERDAS.COM, KAMPAR - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) memanfaatkan momentum Idulfitri 1447 Hijriah untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi lintas sektor melalui kegiatan Silaturahim Syawal yang digelar di kediaman Rektor Umri di Tarai Bangun, Selasa (31/3/2026).
Kehadiran Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi PKS, H Hendry Munief, MBA, bersama sejumlah tokoh masyarakat, pimpinan perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan Islam, serta warga Muhammadiyah menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut.
Acara ini dinilai tidak hanya sebagai ajang halal bihalal, tetapi juga mempertegas dukungan berbagai pihak terhadap pengembangan Universitas Muhammadiyah Riau ke depan.
Rektor Umri, Dr Saidul Amin, MA, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk mempererat hubungan antar sivitas akademika dan mitra kampus.
“Idulfitri adalah momen untuk kembali ke fitrah. Melalui Silaturahim Syawal ini, kita membuka hati, saling memaafkan, dan mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan Umri. Saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga semangat kebersamaan ini sebagai fondasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebersamaan yang terbangun diharapkan mampu memperkuat soliditas dalam menghadapi tantangan dan mendorong kemajuan institusi.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri, Prof Dr H Muhammad Nazir, MA, mengapresiasi perkembangan yang telah dicapai kampus dalam beberapa tahun terakhir.
“Kami di jajaran BPH merasa bangga dengan progres yang telah dicapai Umri. Namun, kebanggaan ini harus menjadi motivasi untuk terus bergerak maju. Ke depan, Umri dituntut lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menjadi mercusuar pendidikan di Riau bahkan di tingkat nasional. Untuk itu, sinergi antara pembina dan pengelola harus terus diperkuat,” tegasnya.
Dalam rangkaian acara, peserta juga mendapatkan tausiah Syawal yang disampaikan Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Pekanbaru, Ustadz Muhammad Ridwan, M.E.I., yang menekankan pentingnya menjaga keikhlasan, ukhuwah, serta semangat berbagi setelah Ramadan.
Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Melalui momentum ini, diharapkan kolaborasi antar elemen yang terlibat semakin kuat sehingga mampu mendorong Umri menjadi perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan berdampak luas. (*)


