RSUD Arifin Achmad Perpanjang Jam Operasi hingga Tengah Malam, Antrean Pasien Ditekan
RSUD Arifin Achmad akan memperpanjang jam layanan kamar operasi hingga pukul 24.00 WIB untuk mengurangi antrean pasien, disertai peningkatan kapasitas tempat tidur dan layanan ICU.
RINGKASAN BERITA:
- Jam layanan 4 kamar operasi diperpanjang hingga pukul 24.00 WIB.
- Antrean terjadi akibat keterbatasan kamar dan jam operasional sebelumnya.
- Kapasitas tempat tidur ditargetkan naik dari 497 menjadi 600 unit.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU -Tingginya antrean pasien operasi mendorong RSUD Arifin Achmad mengambil langkah strategis dengan memperpanjang jam layanan kamar operasi hingga tengah malam.
Kebijakan ini diharapkan mampu mempercepat penanganan pasien sekaligus mengoptimalkan fasilitas yang ada.
Direktur RSUD Arifin Achmad, drg Yusi Prastiningsih, menjelaskan bahwa keterbatasan jumlah kamar operasi serta jam layanan yang selama ini hanya mengikuti jam kerja menjadi penyebab utama terjadinya antrean.
“Antrean operasi tidak bisa dihindarkan karena memang jumlah kamar yang terbatas dan jam pelayanan kita masih sampai jam kerja. Jadi kalau jam kerja selesai, pemanfaatan kamar operasi belum maksimal,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Saat ini, rumah sakit memiliki 14 kamar operasi, namun belum seluruhnya dimanfaatkan secara optimal.
Ke depan, manajemen akan mengatur ulang operasional dengan memperpanjang waktu layanan pada sebagian kamar.
“Nantinya dari 14 kamar itu, akan ada 4 kamar operasi yang kita siapkan untuk diperpanjang operasionalnya sampai pukul 12 malam,” jelas Yusi dilansir dari Media Center Riau.
Perpanjangan jam layanan ini diharapkan mampu memangkas waktu tunggu pasien serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan secara keseluruhan.
Sementara itu, layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tetap beroperasi selama 24 jam untuk menangani kasus-kasus darurat.
Selain penguatan pada layanan operasi, RSUD Arifin Achmad juga terus melakukan pembenahan fasilitas lain.
Penambahan kapasitas ruang rawat inap hingga peningkatan layanan ICU menjadi bagian dari rencana pengembangan yang sedang dijalankan.
“Kita ingin semuanya sejalan. Kalau kamar operasi ditingkatkan, ruang perawatan juga harus ditambah. PR kita masih di ICU yang kapasitasnya terbatas dan harus segera ditingkatkan,” katanya.
Saat ini, total kapasitas tempat tidur di RSUD mencapai 497 unit dan ditargetkan meningkat menjadi 600 unit dalam waktu ke depan.
Langkah ini diambil untuk menyesuaikan dengan kebutuhan pasien yang terus bertambah.
Dengan berbagai upaya tersebut, RSUD Arifin Achmad menargetkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, merata, dan berkualitas bagi masyarakat. (*)


