Rektor Sebut Dosen Pemula adalah Pilar Masa Depan UIN Suska Riau

UIN Sultan Syarif Kasim Riau menggelar In-Service Course (ISC I) Angkatan II Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) 2026. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pedagogik, integritas akademik, serta kapasitas riset dan publikasi ilmiah dosen muda guna mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi.

Rektor Sebut Dosen Pemula adalah Pilar Masa Depan UIN Suska Riau
UIN Suska Riau menggelar Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Batch I Tahun Anggaran 2026, Rabu (10/6/2026). (Sumber: UIN Suska)

RINGKASAN BERITA:

  • UIN Suska Riau menggelar PKDP 2026 untuk meningkatkan kompetensi dosen pemula.
  • Program menitikberatkan pada kemampuan pedagogik, integritas akademik, dan publikasi ilmiah bereputasi.
  • Rektor menegaskan dosen muda merupakan pilar masa depan kampus dan penggerak transformasi mutu pendidikan tinggi.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan akademiknya.

Melalui Program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Batch I Tahun Anggaran 2026, kampus tersebut membekali dosen muda dengan berbagai kemampuan strategis, mulai dari metodologi pembelajaran hingga penulisan artikel ilmiah bereputasi.

Program tersebut diwujudkan melalui kegiatan In-Service Course (ISC I) Angkatan II yang digelar selama tiga hari, 10-12 Juni 2026, di Ballroom Hotel Royal Asnof, Pekanbaru.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjamin Mutu (LPM) UIN Suska Riau itu dibuka langsung oleh Rektor UIN Suska Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Nofinati, M.S., S.E., M.Si., Ak., CA, serta dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, serta jajaran pimpinan universitas.

Ketua LPM UIN Suska Riau, Zarkasih, S.Ag., M.Ag., Ph.D., mengatakan program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas dosen pemula melalui materi pembelajaran dengan total bobot 20 Jam Pelajaran (JP).

Menurutnya, seluruh rangkaian pelatihan difokuskan pada penguatan kompetensi metodologis, integritas akademik, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan pendidikan tinggi.

"Kegiatan ISC I Angkatan II PKDP ini diikuti oleh para dosen pemula dengan total bobot materi mencapai 20 Jam Pelajaran (JP). Seluruh kurikulum dan aktivitas belajar yang disiapkan dalam tiga hari ini bertujuan untuk membentuk dosen yang cakap metodologi, memiliki integritas akademik yang tinggi, serta adaptif terhadap perkembangan dunia pendidikan tinggi," kata Zarkasih.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Suska Riau menegaskan bahwa dosen pemula memiliki peran penting dalam menentukan masa depan kualitas pendidikan tinggi di lingkungan kampus.

"Dosen pemula adalah pilar masa depan UIN Suska Riau. Melalui program PKDP ini, universitas berkomitmen membentuk tenaga pendidik yang memiliki kompetensi pedagogik unggul, mampu melakukan penulisan artikel ilmiah bereputasi, serta senantiasa menginternalisasikan nilai-nilai moderasi beragama demi menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika global," tutur Prof. Leny Nofinati.

Untuk mendukung peningkatan kompetensi peserta, program ini menghadirkan sejumlah akademisi dan narasumber berpengalaman, di antaranya Dr. Yuslenita Muda, M.Sc., Prof. Dr. Hj. Zaitun, M.Ag., Prof. Dr. Zubaidah, M.Pd., Dr. Harris Simaremare, M.Eng., Dr. Ismail Cawidu, M.Si., Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag., serta Prof. Raihani, M.Ed., Ph.D.

Selain itu, kegiatan juga melibatkan sejumlah moderator dari lingkungan UIN Suska Riau, yaitu Ari Pani Desvina, M.Sc., Idria Maita, M.Sc., Rika Susanti, M.Eng., Ismu Kusumanto, MT., dan Susilawati, M.Pd.

Melalui pelaksanaan PKDP ini, UIN Suska Riau berharap dapat melahirkan dosen-dosen baru yang tidak hanya unggul dalam proses pembelajaran di kelas, tetapi juga aktif menghasilkan riset berkualitas dan berkontribusi dalam pengabdian kepada masyarakat.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendukung pencapaian visi peningkatan mutu akademik dan akreditasi unggul di masa mendatang. (*)