Mahasiswa Kukerta Unri Dampingi UMKM Pelalawan Kuasai Pemasaran Digital dan Daftar Google Maps

Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau memberikan pendampingan pemasaran digital kepada pelaku UMKM di Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kabupaten Pelalawan. Selain mengajarkan promosi melalui media digital, mahasiswa juga membantu pelaku usaha mendaftarkan lokasi bisnis mereka ke Google Maps.

Mahasiswa Kukerta Unri Dampingi UMKM Pelalawan Kuasai Pemasaran Digital dan Daftar Google Maps
Mahasiswa Kukerta Unri di Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur mendampingi pelaku UMKM memanfaatkan Facebook Marketplace, WhatsApp Broadcast, dan Meta Ads untuk promosi. (Kelompok Kukerta Unri Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur)

RINGKASAN BERITA:

  • Mahasiswa Kukerta UNRI mendampingi pelaku UMKM memanfaatkan Facebook Marketplace, WhatsApp Broadcast, dan Meta Ads untuk promosi.
  • Pelaku usaha juga dibantu mendaftarkan lokasi bisnis ke Google Maps agar lebih mudah ditemukan pelanggan.
  • Pendampingan dilakukan secara door to door sehingga materi dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing UMKM.

RIAUCERDAS.COM, PELALAWAN - Transformasi digital menjadi fokus program pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau (Unri) di Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.

Melalui pendampingan langsung, mahasiswa membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan platform digital untuk memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing usaha.

Program dilaksanakan dengan metode door to door melalui kunjungan ke enam pelaku UMKM.

Pendampingan dilakukan mengikuti jadwal operasional masing-masing pelaku usaha agar tidak mengganggu aktivitas bisnis mereka.

Sebanyak 11 mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau terlibat dalam kegiatan tersebut, yakni Zulkifli Zulkarnain, Tengku Mirza Ramadhan Zulfan, Cintami Manurung, Trixi Amanda Putri, Naisa Raihana, Shafa Annisa, Muhammad Rizqon, Rika Ruddaini, Widia Casandra Nasution, Livhia Putri Hardiyanti, dan Indra Permana Wijaya Harahap.

Ketua Kelompok Kukerta Berdampak Universitas Riau, Zulkifli Zulkarnain, mengatakan program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan pemasaran digital sesuai perkembangan teknologi.

"Melalui kegiatan ini kami tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mendampingi pelaku UMKM mempraktikkan pemasaran digital secara langsung. Harapannya, mereka dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan penjualan, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana pengembangan usaha," kata dia.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya pemasaran digital bagi UMKM.

Mahasiswa memberikan penjelasan mengenai manfaat media digital sebagai sarana promosi, strategi menjangkau konsumen yang lebih luas, serta pentingnya membangun identitas usaha di platform digital.

Selanjutnya, mahasiswa mendampingi pelaku UMKM mempraktikkan promosi melalui Facebook Marketplace dan WhatsApp Broadcast sebagai media pemasaran tanpa biaya.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan Meta Ads sebagai sarana promosi berbayar, mulai dari menentukan target konsumen, menyusun materi iklan, hingga mengatur anggaran promosi.

Sebagai bagian dari upaya mendukung digitalisasi usaha, mahasiswa turut membantu mendaftarkan lokasi usaha para pelaku UMKM ke Google Maps agar lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan.

Selama kegiatan berlangsung, para pelaku UMKM menunjukkan antusiasme tinggi.

Mereka aktif berdiskusi mengenai strategi pemasaran digital, teknik membuat promosi yang menarik, hingga proses pendaftaran usaha di Google Maps.

Salah seorang peserta, Solafid, pemilik UMKM Ulos Songket Batak, mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui pendampingan tersebut.

"Ohh, ternyata begini ya, Dek, caranya. Ibu baru tahu. Besok ibu mulai coba-coba upload produk kerajinan ulos songket. Terima kasih ya, Dek. Ilmunya bermanfaat sekali buat ibu," ungkap Solafid.

Program tersebut mendapat respons positif karena memberikan keterampilan yang dapat langsung diterapkan dalam pengelolaan usaha.

Melalui edukasi pemasaran digital dan pendampingan penggunaan berbagai platform, mahasiswa berharap pelaku UMKM mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan visibilitas usaha, serta mendorong peningkatan penjualan secara berkelanjutan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Kukerta Berdampak Unri dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital yang mudah diakses dan sesuai kebutuhan pelaku UMKM. (rls)