Kerja Sama Internasional Warnai Kuliah Umum FAI UIR
Fakultas Agama Islam Universitas Islam Riau (FAI UIR) memperluas jejaring internasional melalui penandatanganan kerja sama dengan Omani Research and Studies Centre (ORSC) Malaysia. Kesepakatan tersebut dirangkai dengan kuliah umum tentang penguatan pendidikan, ekonomi, dan peradaban Islam di era digital.
RINGKASAN BERITA:
- FAI UIR menandatangani kerja sama internasional dengan Omani Research and Studies Centre (ORSC) Malaysia.
- Sebanyak lima program studi di FAI UIR ikut menandatangani Implementation Arrangement untuk memperkuat kolaborasi akademik.
- Kuliah umum diikuti hampir 280 mahasiswa dan membahas penguatan pendidikan, ekonomi, serta peradaban Islam di era digital.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Riau (UIR) memperkuat kolaborasi internasional dengan menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) bersama Omani Research and Studies Centre (ORSC) Malaysia.
Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pengembangan pendidikan Islam, riset, dan kerja sama akademik di tengah transformasi digital yang terus berkembang.
Penandatanganan kerja sama berlangsung bersamaan dengan kuliah umum bertajuk Strengthening Islamic Education, Economy, and Civilization in The Digital yang digelar di Auditorium Gedung H. Rawi Kunin UIR, Senin (8/6/2026).
Selain MoA antara ORSC dan FAI UIR, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) bersama lima program studi di lingkungan FAI UIR, yakni Program Studi Ekonomi Islam, Perbankan Syariah, Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Agama Islam, dan Pendidikan Anak Usia Dini (PIAUD).
Kuliah umum diikuti hampir 280 mahasiswa dan menghadirkan Direktur Omani Research and Studies Centre, Rahmah Ahmad Osman, sebagai narasumber utama.
Pembicara lainnya adalah Syaraini Tambak.
Diskusi yang dipandu oleh Dian Tri Utami tersebut membahas berbagai perspektif mengenai perkembangan pendidikan, ekonomi, dan peradaban Islam di Indonesia maupun Malaysia dalam menghadapi era digital.
Mewakili Rektor UIR, Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Sumber Daya, Firdaus AR, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai relevan dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, digitalisasi telah membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi Islam dan berbagai sektor pendidikan berbasis syariah.
“Transformasi digital membuka peluang yang sangat luas bagi perkembangan ekonomi Islam, maka dari itu perguruan tinggi memiliki tanggung jawab mempersiapkan sumber daya manusia yang siap terhadap pemahaman syariah yang selaras dengan perkembangan digitalisasi yang pesat,” kata Firdaus.
Sementara itu, Dekan FAI UIR, Hamzah, berharap kuliah umum dan kerja sama yang dibangun dapat memberikan manfaat bagi sivitas akademika serta memperkuat kapasitas keilmuan di lingkungan fakultas.
Ia menilai penguatan pendidikan, ekonomi, dan peradaban Islam membutuhkan wawasan yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan perubahan global.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama dan Dakwah Islamiah, Deddy Purnomo Retno, Kepala BKUI Dini Tiara Sasmi, Wakil Dekan II Zulfadli Hamzah, serta Wakil Dekan III Muhammad Arif.
Melalui kerja sama internasional tersebut, FAI UIR berharap dapat memperluas peluang pengembangan riset, pertukaran akademik, serta peningkatan kualitas pendidikan Islam yang adaptif terhadap tantangan era digital. (*)