215 Masjid di Riau Disiapkan Jadi Tempat Singgah Pemudik Idulfitri 2026
Sebanyak 215 masjid di Provinsi Riau disiapkan sebagai tempat singgah bagi pemudik Idulfitri 2026. Program Masjid Ramah Pemudik menyediakan fasilitas istirahat, air bersih, dan tempat ibadah di jalur utama arus mudik.
RINGKASAN BERITA:
- 215 masjid di Riau difungsikan sebagai tempat singgah pemudik selama Idulfitri 2026.
- Fasilitas yang disediakan meliputi tempat istirahat, air bersih, toilet, dan area salat.
- Masjid tersebar di 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau dengan jumlah terbanyak di Rohil dan Kuansing.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Sebanyak 215 masjid di Provinsi Riau disiapkan sebagai tempat singgah bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pada libur Idulfitri 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Program bertajuk Masjid Ramah Pemudik ini digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau.
Tujuan program ini sebagai upaya memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melintas di wilayah Riau selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Muliardi mengatakan masjid yang dilibatkan dalam program ini berada di jalur utama arus mudik, baik di jalan lintas provinsi maupun kabupaten/kota.
“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga dapat memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat. Pada momentum mudik Lebaran ini, masjid-masjid kita siapkan sebagai tempat singgah yang nyaman bagi para pemudik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berbagai fasilitas disediakan untuk mendukung kenyamanan para pemudik, seperti tempat beristirahat, air bersih, toilet, hingga area untuk menunaikan salat.
Selain itu, beberapa masjid juga menyiapkan air minum dan ruang terbuka agar para pemudik dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Pihak Kanwil Kemenag Riau juga mengimbau para pengurus masjid agar menyambut pemudik dengan baik serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan masjid selama masa arus mudik dan arus balik.
Di sisi lain, para pemudik juga diharapkan dapat menjaga kebersihan serta ketertiban selama memanfaatkan fasilitas masjid yang tersedia.
“Kami mengajak pemudik untuk menjaga kebersihan masjid yang disinggahi, sementara pengurus masjid diharapkan memastikan seluruh fasilitas tetap dalam kondisi bersih, aman, dan nyaman,” tambah Muliardi.
Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat yang melintas di wilayah Riau dapat beristirahat dengan aman dan nyaman sehingga perjalanan mudik dapat berlangsung lebih lancar.
Sebanyak 215 masjid ramah pemudik tersebut tersebar di 12 kabupaten dan kota di Provinsi Riau.
Rinciannya meliputi Kabupaten Rokan Hilir 43 masjid, Kabupaten Siak 20 masjid, Kabupaten Indragiri Hilir 7 masjid, dan Kabupaten Kuantan Singingi 41 masjid.
Lalu, Kabupaten Indragiri Hulu 12 masjid, Kabupaten Kampar 16 masjid, Kabupaten Rokan Hulu 34 masjid, Kabupaten Bengkalis 3 masjid.
Kemudian, Kabupaten Pelalawan 10 masjid, Kabupaten Kepulauan Meranti 9 masjid, serta Kota Pekanbaru dan Kota Dumai masing-masing 10 masjid. (*)