Disdik Riau Matangkan Persiapan OSN, FLS3N, dan O2SN 2026
Dinas Pendidikan Provinsi Riau mulai mematangkan persiapan pelaksanaan OSN, FLS3N, dan O2SN 2026 guna memastikan siswa terbaik siap bersaing di tingkat nasional.
RINGKASAN BERITA:
- Disdik Riau siapkan pelajar hadapi OSN, FLS3N, dan O2SN 2026
- Seleksi dilakukan daring dan luring sesuai cabang lomba
- Seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung Juli 2026.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Dinas Pendidikan Provinsi Riau mulai mempersiapkan langkah serius untuk menghadapi tiga ajang nasional bergengsi tahun 2026.
Selain Olimpiade Sains Nasional (OSN), kegiatan lainnya yaitu Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Persiapan ini dilakukan untuk memastikan pelajar Riau mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengatakan pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK negeri dan swasta se-Riau serta perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP).
Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mematangkan seluruh tahapan pelaksanaan dan pembinaan peserta.
Menurut Erisman, OSN, FLS3N, dan O2SN bukan hanya ajang kompetisi, melainkan sarana strategis untuk mengembangkan potensi siswa di bidang akademik, seni, dan olahraga.
“OSN, FLS3N, dan O2SN merupakan wadah strategis untuk mengasah kemampuan akademik, seni, dan olahraga siswa. Pemerintah daerah ingin memastikan peserta dari Riau benar-benar siap dan mampu tampil optimal di tingkat nasional,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis dibahas secara menyeluruh, mulai dari mekanisme seleksi tingkat kabupaten/kota, penyusunan jadwal kegiatan, hingga kesiapan masing-masing satuan pendidikan.
Langkah ini dilakukan agar proses seleksi berjalan tertib, transparan, dan terarah.
Selain itu, Disdik Riau menegaskan pentingnya integrasi data peserta melalui sistem Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI).
Seluruh peserta diwajibkan terdaftar dalam sistem tersebut sebagai bagian dari proses seleksi menuju tingkat nasional.
Erisman menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, mulai dari sekolah, dinas pendidikan, hingga lembaga terkait.
“Sinergi dan komitmen bersama menjadi kunci agar seluruh tahapan dapat berjalan optimal dan menghasilkan siswa-siswa terbaik Riau,” jelasnya.
Untuk tahapan seleksi, Disdik Riau akan menerapkan sistem daring maupun luring sesuai karakteristik cabang lomba.
Seleksi tingkat provinsi dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
Dengan persiapan yang matang, Pemerintah Provinsi Riau optimistis lebih banyak pelajar berprestasi dapat mengharumkan nama daerah di tingkat nasional sekaligus memperkuat daya saing generasi muda di masa depan. (*)


