UMRI Tingkatkan Profesionalisme Tenaga Pendidikan dengan Pelatihan Service Excellent 2026
Demi meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja, Universitas Muhammadiyah Riau atau Umri menggelar pelatihan service exellent bagi tenaga kependidikan.
RINGKASAN BERITA:
- Tenaga Kependidikan di Umri menjalani pelatihan service exellence
- Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja
- Profesional dan akademisi berpengalaman dihadirkan untuk memberi pelatihan.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU- Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Service Excellent bagi seluruh Tenaga Kependidikan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja tenaga kependidikan sebagai garda terdepan dalam melayani stakeholder kampus.
Kegiatan dilaksanakan di Auditorium Kampus utama Umri, Jalan Tuanku Tambusai, selama dua hari pada Rabu hingga Kamis 8-9 April 2026.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber profesional dan akademisi berpengalaman, di antaranya Andy Dwi Bawono, SE., M.Si., Ph.D., yang memberikan bimbingan teknis terkait tata kelola keuangan Umri.
Kemudian Prof. Mahfud Sholihin, Ph.D., Ak., CA., CPA., yang menyampaikan materi bertajuk “Service Excellent; Ikhtiar Mewujudkan UMRI sebagai Kampus Idaman”, serta Iin Supriyatin Ramli sebagai Professional Trainer yang akan memberikan materi Ultimate Service Multivational.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Umri Dr H Baidarus, MM MAg., menekankan pentingnya pelatihan ini dalam meningkatkan semangat kerja dan kinerja tenaga kependidikan.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas kerja di masing-masing unit.
“Kegiatan ini harus mampu meningkatkan kinerja dan semangat bekerja kita di Kampus Umri. Tidak hanya sekadar hadir, tetapi peserta harus mampu mengimplementasikan pelayanan prima, memiliki komitmen yang kuat, serta menunjukkan kinerja terbaik di unit masing-masing,” ujarnya.
Baidarus juga menambahkan bahwa tantangan global seperti geopolitik dan konflik internasional berdampak pada perekonomian dan kesempatan pendidikan, sehingga institusi harus semakin siap dalam memberikan pelayanan maksimal.
“Semua harus memiliki komitmen yang kuat dengan kinerja tinggi dan pelayanan prima. Kita dituntut tidak hanya hadir, tetapi juga mampu memotivasi diri, berkomitmen, dan memberikan service excellence secara maksimal,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Umri Prof Dr H M Nazir, MA., dalam sambutan pembukaan acara menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan tenaga kependidikan dan institusi secara keseluruhan.
“Pelatihan ini memberikan masukan yang sangat penting untuk membangun kinerja pelayanan tenaga kependidikan. Dampaknya tidak hanya pada unit kerja, tetapi juga bagi kemajuan institusi secara menyeluruh,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah membutuhkan keseriusan dan ketekunan, serta pelayanan prima kepada seluruh stakeholder.
“Berikan pelayanan prima kepada seluruh stakeholder kampus. Pelayanan harus dilakukan dengan sepenuh hati, cepat tanggap, komunikatif, dan profesional sesuai dengan tugas pokok dan fungsi,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa bekerja tidak hanya merupakan kewajiban profesional, tetapi juga merupakan bagian dari ibadah.
“Kerja kita adalah ibadah, baik yang bersifat mahdoh maupun ghairu mahdoh. Dengan motivasi ganda ini, kita diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik guna mewujudkan target Umri meraih akreditasi unggul di tahun 2027,” tuturnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh tenaga kependidikan Umri mampu menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik, serta berkontribusi aktif dalam meningkatkan mutu institusi dan kepuasan stakeholder. (*)


