Rohul Garap 151 Hektare Lahan Jagung, Bupati Anton dan Wakapolda Riau Turun Langsung Menanam
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama Polda Riau memperkuat program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung pipil di lahan milik pemerintah daerah. Hingga kini, sekitar 151 hektare lahan jagung telah ditanami di Rohul.
RINGKASAN BERITA:
- Sebanyak 151 hektare lahan jagung di Rokan Hulu telah ditanami untuk mendukung ketahanan pangan nasional.
- Bupati Rohul dan Wakapolda Riau turun langsung melakukan penanaman jagung pipil di Desa Sukamaju.
- Program ketahanan pangan melibatkan sinergi pemerintah daerah, polisi, dan kelompok tani.
RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton bersama Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi turun langsung melakukan penanaman jagung pipil di lahan milik Pemerintah Kabupaten Rohul sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kilometer 7 Jalan Diponegoro, Desa Sukamaju, Kecamatan Rambah, Rabu (20/5/2026).
Penanaman jagung dilakukan di atas lahan pemerintah daerah yang disiapkan untuk mendukung pengembangan sektor pertanian produktif di Kabupaten Rohul.
Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Rohul Sumiartini, Kajari Rohul Fredy F. Simanjuntak, jajaran Polda Riau dan Polres Rohul, kepala OPD, tokoh masyarakat, hingga Satgas Ketahanan Pangan.
Dalam sambutannya, Anton menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rohul untuk terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan pertanian, khususnya komoditas jagung pipil.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
Ia juga mengapresiasi langkah jajaran kepolisian yang aktif memanfaatkan lahan untuk mendukung program pertanian di daerah.
“Kehadiran pak Wakapolda juga menjadi penyemangat dan motivasi kami dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan nasional,” tutur Anton.
Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, kelompok tani, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan ekonomi.
“Pemuda kesiapan penuh untuk terus mendukung pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh positif serta mendorong semangat masyarakat untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakapolda Riau Brigjen Hengki Haryadi mengatakan penanaman jagung memiliki nilai strategis karena menjadi kontribusi nyata daerah terhadap kebutuhan pangan nasional.
Menurutnya, dari total potensi lahan jagung seluas 243 hektare di Rohul, saat ini sekitar 151 hektare atau 62 persen telah ditanami secara bertahap.
Di lahan milik pemerintah daerah seluas 15 hektare di Desa Sukamaju, tahap awal penggarapan telah dilakukan di area seluas enam hektare menggunakan sekitar 90 kilogram bibit jagung pipil.
Hengki juga memastikan kepolisian siap mendukung penuh program strategis nasional di bidang pangan melalui pengamanan dan kemitraan dengan masyarakat tani.
“Rohul bagian dari ketahanan pangan nasional. Penanaman jagung ini menjadi sumbangsih Rohul untuk nasional,” tuturnya. (adv)
What's Your Reaction?