Musrenbang Rohul 2027 Fokus Ekonomi Kerakyatan, Usulan Tembus Rp1,9 Triliun

Pemkab Rokan Hulu menegaskan penguatan ekonomi kerakyatan sebagai prioritas pembangunan 2027 dengan total usulan anggaran mencapai Rp1,9 triliun dari ratusan program dan ribuan aspirasi masyarakat.

Musrenbang Rohul 2027 Fokus Ekonomi Kerakyatan, Usulan Tembus Rp1,9 Triliun
Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafarudin Poti memukul gong saat membuka Musrenbang Kabupaten Rohul 2027 pada Selasa (31/3/2026). (Sumber: Diskominfo Rohul)

RINGKASAN BERITA: 

  • Total usulan pembangunan Rohul 2027 mencapai Rp1,9 triliun.
  • Fokus utama diarahkan pada penguatan ekonomi kerakyatan.
  • Ribuan aspirasi masyarakat dihimpun melalui Musrenbang dan Pokir DPRD.

RIAUCERDAS.COM, PASIR PENGARAIAN - Besarnya nilai usulan pembangunan yang mencapai Rp1,9 triliun menjadi sorotan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) untuk tahun 2027.

Angka ini mencerminkan tingginya kebutuhan pembangunan sekaligus dorongan kuat untuk memperkuat ekonomi berbasis masyarakat.

Wakil Bupati Rohul, Syafaruddin Poti, menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan ke depan harus berpihak pada ekonomi kerakyatan.

Menurutnya, program yang langsung menyentuh masyarakat perlu menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

"Ke depan program ekonomi kerakyatan harus ditingkatkan karena ini merupakan pondasi ekonomi kita," kata Wabup Syafaruddin Poti saat membuka Musrenbang RKPD 2027 di Convention Hall Islamic Center Rohul, Selasa (31/3/2026).

Mengusung tema "Pemantapan Ekonomi Kerakyatan dan Penguatan Sektor Unggulan Daerah", kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan usulan masyarakat dengan program prioritas pemerintah daerah.

Sinkronisasi tersebut dinilai penting agar pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Syafaruddin Poti juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rohul dalam mengoptimalkan sektor unggulan daerah guna memperkuat ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan secara merata.

Dalam kesempatan itu, perwakilan Bappeda Provinsi Riau, Perencana Ahli Madya Dr. Ir. Feradis, MP, turut memaparkan arah kebijakan pembangunan Provinsi Riau tahun 2027 sebagai upaya penyelarasan program antara pemerintah provinsi dan kabupaten.

Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Plt. Kepala Bapperida Rohul, H. Simel Meri, SE, M.Si, merinci berbagai usulan yang telah dihimpun.

Tercatat sebanyak 143 program, 282 kegiatan, dan 1.159 sub-kegiatan dengan total pagu anggaran Rp1,9 triliun.

Selain itu, Musrenbang juga menghimpun 574 usulan dari desa dan kecamatan, 2.145 aspirasi masyarakat melalui pokok pikiran DPRD, serta 129 usulan bantuan sosial dan hibah.

Tak hanya mengandalkan anggaran daerah, rencana pembangunan juga didukung oleh sumber pendanaan lain.

Dari APBD Provinsi Riau dialokasikan anggaran sebesar Rp583,18 miliar untuk 13 perangkat daerah, sementara dari APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai Rp1,43 triliun yang tersebar di 18 kementerian dan lembaga.

"Semoga pembangunan Kabupaten Rokan Hulu ke depan lebih terarah, terpadu, sinergis, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat," ujar Simel Meri.

Rangkaian Musrenbang ditutup dengan diskusi panel, sesi tanya jawab, serta penandatanganan berita acara kesepakatan sebagai dasar penyusunan rencana kerja pemerintah daerah yang lebih konkret. (*)