Mobiliti KERIS IV Dibuka, UIN Suska dan Universiti Malaya Perkuat Jejaring Dakwah dan Budaya Melayu
Program Mobiliti KERIS IV resmi dibuka di UIN Suska Riau, mempertemukan mahasiswa Indonesia dan Malaysia untuk memperkuat dakwah serta melestarikan budaya Melayu melalui kolaborasi akademik.
RINGKASAN BERITA:
- Program Mobiliti KERIS IV mempertemukan mahasiswa Indonesia dan Malaysia untuk memperkuat dakwah dan budaya Melayu.
- Kolaborasi ini menekankan pengembangan jaringan akademik serta kesiapan global mahasiswa.
- UIN Suska Riau didorong melakukan kunjungan balasan guna menjaga kesinambungan kerja sama.
RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Upaya memperluas jejaring dakwah lintas negara sekaligus menjaga warisan budaya Melayu menjadi sorotan utama dalam pembukaan Program Mobiliti KERIS IV di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Selasa (31/03/2026).
Program ini menghadirkan kolaborasi strategis antara institusi pendidikan Indonesia dan Malaysia yang berfokus pada penguatan peran mahasiswa di tingkat global.
Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Suska Riau secara resmi menerima delegasi dari Akademi Pengajian Melayu, Universiti Malaya (UM), Malaysia di Auditorium Lantai V Gedung Rektorat.
Penyambutan tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan mobilitas akademik yang menjadi bagian dari kerja sama kedua institusi.
Mengusung tema “Dua Negara, Satu Jiwa: Memperkasa Dakwah, Melestarikan Budaya”, program ini menampilkan simbol persatuan melalui logo berbentuk hati yang menggabungkan elemen bendera Indonesia dan Malaysia.
Tema tersebut merepresentasikan kesamaan visi dalam memperkuat syiar Islam serta menjaga nilai-nilai budaya Melayu yang menjadi identitas bersama masyarakat di kedua negara.
Fokus utama kegiatan ini mencakup dua aspek penting.
Pertama, penguatan dakwah melalui pengembangan strategi dan jaringan antar lembaga pendidikan di kawasan Asia Tenggara.
Kedua, pelestarian budaya dengan mendorong kolaborasi dalam pengkajian serta penjagaan nilai-nilai luhur budaya Melayu.
Program ini secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II UIN Suska Riau, Dr. Alex Wenda, M.T. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif tersebut dan berharap kerja sama yang terjalin dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Selain itu, ia juga mendorong adanya kunjungan balasan dari pihak UIN Suska ke Universiti Malaya sebagai langkah konkret memperkuat hubungan akademik kedua belah pihak.
Sementara itu, perwakilan Akademi Pengajian Melayu UM, Puan Noor Fazhilah Mohd Jaapar, mengungkapkan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan.
Ia menilai kehadiran rombongan yang terdiri dari 23 mahasiswa bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari upaya memperluas jaringan akademik dan mempererat hubungan kelembagaan antara Universiti Malaya dan UIN Suska Riau.
Ia juga menegaskan bahwa program mobilitas ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta, mulai dari pengalaman akademik melalui perbedaan metode pembelajaran, pertukaran ilmu dan budaya, hingga pengembangan karakter mahasiswa.
Selain itu, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan global mahasiswa serta memperkuat kemampuan soft skills seperti komunikasi, adaptasi, dan kepemimpinan di lingkungan baru. (*)


