Harga Bahan Pokok Dijaga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Daerah

Pemprov Riau melalui TPID bersama PT Riau Pangan Bertuah menggelar operasi pasar murah di 12 kabupaten/kota untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan 1447 H, dengan harga di bawah pasar dan pasokan yang memadai.

Harga Bahan Pokok Dijaga Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gelar Operasi Pasar Murah di 12 Daerah
Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah antisipatif untuk menahan laju inflasi pangan dengan menggulirkan operasi pasar murah secara masif di berbagai daerah. (Sumber: Media Center Riau)

RINGKASAN BERITA:

  • Operasi pasar murah digelar di 12 kabupaten/kota Riau menjelang Ramadan dan Idulfitri.

  • Harga bahan pokok dijual lebih murah dari pasar, termasuk beras, minyak goreng, gula, dan telur.

  • PT Riau Pangan Bertuah menyiapkan pasokan harian untuk menjamin ketersediaan bagi masyarakat.

RIAUCERDAS.COM, PEKANBARU - Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Riau mengambil langkah antisipatif untuk menahan laju inflasi pangan dengan menggulirkan operasi pasar murah secara masif di berbagai daerah.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah meningkatnya permintaan jelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Taufiq OH, melalui Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah digelar secara merata di 12 kabupaten/kota oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah.

“Operasi pasar murah ini bertujuan menjaga ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, serta stabilitas harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional Ramadan dan Idulfitri,” ujar Tetty.

Pada pekan pertama Februari, operasi pasar murah akan dilaksanakan di lima lokasi, meliputi Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.

Di Kota Pekanbaru, pasar murah digelar pada 2 Februari di halaman Kantor Lurah Rumbai Bukit, 3 Februari di halaman Masjid Nur Syamsyudin Umban Sari, dan 4 Februari di fasilitas umum RW 16 Limbungan Barat.

Selanjutnya, operasi pasar murah akan dilaksanakan pada 6 Februari di halaman Kantor Lurah Industri Tenayan Raya.

Sementara di Kabupaten Kampar, kegiatan serupa digelar pada 5 Februari di Kantor Desa Persiapan Kasang Kulim.

Tetty memastikan harga bahan pokok yang dijual lebih rendah dibandingkan harga pasar.

Beberapa di antaranya, beras SPHP Rp60 ribu per 5 kilogram, beras anak daro Rp162 ribu per 10 kilogram atau Rp81 ribu per 5 kilogram, serta beras sokan dengan harga serupa.

Untuk kebutuhan lainnya, gula pasir dijual Rp17 ribu per kilogram, minyak goreng Salvaco Rp21 ribu per liter, Palmco Rp16 ribu per bungkus, dan Minyakita Rp15.500 per bungkus.

Sementara garam krista dijual Rp2 ribu per 200 gram, garam Nusantara Rp2 ribu per 250 gram, serta tepung tapioka Rp8 ribu per bungkus.

Adapun harga cabai merah, bawang merah, bawang putih, kentang, dan telur ayam menyesuaikan harga petani dan kondisi pasar.

Masyarakat yang ingin berbelanja diimbau datang sesuai jadwal dan mengantre dengan tertib. Operasi pasar murah dimulai pukul 08.00 WIB.

“Kami juga mengimbau masyarakat membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik,” kata Tetty.

Sementara itu, Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan pasokan bahan pokok yang cukup di setiap lokasi.

Setiap hari disediakan sekitar 600 liter minyak goreng, 200 kilogram gula pasir, 500 kilogram beras SPHP, serta masing-masing 40 karung beras anak daro kemasan 10 kilogram dan 5 kilogram.

“Beras sokan juga disediakan dengan jumlah yang sama. Selain itu, telur ayam disiapkan sebanyak 50 papan per lokasi, serta cabai merah dan bawang merah,” ujar Ade. (*)